Sunday, 12 Jumadil Akhir 1440 / 17 February 2019

Sunday, 12 Jumadil Akhir 1440 / 17 February 2019

Rumah Zakat Bersihkan Pantai Cemara Sewu

Selasa 12 Feb 2019 14:01 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Gita Amanda

Sejumlah kegiatan bersih-bersih yang digelar Rumah Zakat di Pantai  Cemara Sewu Kabupaten Bantul, Selasa (12/2).

Sejumlah kegiatan bersih-bersih yang digelar Rumah Zakat di Pantai Cemara Sewu Kabupaten Bantul, Selasa (12/2).

Foto: Dok Rumah Zakat
Kabupaten Bantul memiliki target 2019 Bantul Bebas Sampah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Rumah Zakat mengadakan aksi bersih pantai di Pantai Cemara Sewu. Kegiatan itu mengangkat tema "Sampah bukan Warisan" menggandeng Cita Sehat Foundation dan relawan-relawan.

Pantai Cemara Sewu sendiri berada di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, DIY. Kegiatan sekaligus untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2019.

Sebanyak 40 orang ikut serta bergotong-royong membersihkan sampah yang ada di sekitaran Pantai Cemara Sewu. Mereka terdiri dari relawan-relawan Rumah Zakat, pengelola pantai dan masyarakat.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Wahid mengatakan, Kabupaten Bantul memang sangat serius dalam menangani permasalahan sampah.

Terlebih, Kabupaten Bantul memiliki target 2019 Bantul Bebas Sampah. Maka itu, Wahid menekankan, semua elemen yang ada memang didorong terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah.

"Baik sampah di permukiman dan terlebih lagi sampah di area wisata, agar area wisata bisa bersih tanpa ada sampah," kata Wahid, Selasa (12/2).

Pembersihan pantai sendiri dilakukan di seluruh area Pantai Cemara Sewu. Mulai area pohon cemara yang banyak digunakan wisatawan untuk bersantai, hingga ke area bibir pantai.

Koordinator aksi bersih pantai, Langgeng mengatakan, banyak sampah yang kecil-kecil ditemukan para peserta aksi. Seperti sedotan, bungkus sedotan, bungkus permen dan sebagainya.

Ia melihat, sampah-sampah yang ditemukan itu selama ini memang dianggap remeh. Padahal, sampah inilah yang sangat mengganggu habitat laut yang ada, walaupun ukurannya kerap membuatnya terlihat sepele.

"Mari kita peduli sampah sampai ke sampah yang paling kecil sekalipun harus kita buang pada tempatnya," ujar Langgeng.

Kegiatan itu diakhiri dengan penancapan papan bertuliskan Sampah bukan Warisan. Selain itu, diselenggarakan diskusi bersama masyarakat pengurus Pantai Cemara Sewu tentang pengelolaan sampah di pantai.

Ketua Pengurus Pantai Cemara Sewu, Sugiran, memberikan apresiasi tinggi kepada relawan-relawan yang sudah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia berpendapat, kegiatan itu seperti menjadi dorongan positif bagi mereka.

"Dorongan secara moril dan materil dalam pengelolaan sampah di Pantai Cemara Sewu," kata Sugiran.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Penutupan Tanwir Muhammadiyah

Ahad , 17 Feb 2019, 21:30 WIB