Kamis 27 Sep 2018 14:51 WIB

Anjuran Rasulullah dalam Menjaga Kesehatan Gigi

Malas menggosok gigi merupakan faktor utama penyebab gigi rapuh dan berlubang.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Ani Nursalikah
Seorang pedagang siwak di depan Masjid Quba, Madinah, Arab Saudi.
Foto: Republika/Ani Nursalikah
Seorang pedagang siwak di depan Masjid Quba, Madinah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kesehatan gigi masih menjadi salah satu persoalan yang jamak dihadapi masyarakat, hingga sekarang ini. Salah satu pemicunya adalah perilaku dan kebiasaan yang mengabaikan faktor-faktor penentu kesehatan gigi.

Perihal kesehatan gigi, masih banyak masyarakat yang belum tahu Islam mengajarkan konsep yang bagus dalam menjaga kesehatan gigi. Hal ini terungkap dalam peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2018, yang dilaksanakan di Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut (RSIGM) Sultan Agung, Kamis (27/9).

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unissula, Suryono menyampaikan, Islam memiliki konsep yang sangat bagus dalam hal menjaga kesehatan gigi. Rasulullah SAW dalam salah satu sabdanya menjelaskan, andai saja tidak memberatkan maka Rasulullah akan mewajibkan umatnya memakai siwak (menggosok gigi) setiap hendak wudhu untuk menunaikan shalat.

Sedangkan, sesuai dengan ajaran Islam dalam sehari semalam ada lima waktu shalat wajib. “Artinya jika kita gosok gigi lima kali dalam sehari semalam, saya yakin gigi kita akan jauh lebih sehat,” ujar Suryono.

Suryono juga menekankan, kebiasaan malas menggosok gigi merupakan faktor utama penyebab gigi rapuh dan berlubang. Dahulu orang bilang, banyak yang mengalami gigi berlubang dan sakit gigi karena dokter gigi masih sedikit.

Namun sekarang, setelah ada 31 fakultas kedokteran gigi di Indonesia dan sudah banyak dokter gigi masyarakat masih banyak yang mengeluhkan kesehatan giginya. Penyebab utamanya karena masih banyak yang malas untuk menggosok gigi. Oleh karena itu, melalui BKGN kali ini, RSIGM kembali menegaskan pentingnya masyarakat merawat dan menjaga kesehatan gigi.

photo

Peringatan BKGN Fakultas Kedokteran Gigi Unissula diisi berbagai kegiatan antara lain pemeriksaan gigi gratis untuk masyarakat umum di RSIGM Sultan Agung. “Untuk kegiatan pemeriksaan gigi gratis pada peringatan BKGN ini, kami menargetkan pemeriksaan terhadap 1.000 pasien, dalam satu bulan ke depan,” katanya.

BKGN kali ini semakin memiliki makna strategis dengan dilaksanakannya edukasi kepada siswa siswa SD Islam Sultan Agung 1 dan III oleh para mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unissula. Kepada para murid SD ini diajarkan mengenai bagaimana cara menggosok gigi yang baik dan benar, kapan saat yang tepat untuk menggosok gigi hingga bagaimana merawat gigi agar tetap sehat.

“Melalui edukasi ini, diharapkan para murid sekolah tersebut memiliki pemahaman serta bisa menerapkan cara yang tepat dalam menjaga kesehatan gigi,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement