Ahad 01 Nov 2015 19:05 WIB

Sumsel Bidik Wisatawan Tiongkok

Rep: maspril aries/ Red: Damanhuri Zuhri
Muslim China tengah berdoa usai shalat Idul Adha
Muslim China tengah berdoa usai shalat Idul Adha

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kini tengah gencar melakukan promosi aset pariwisata yang ada di daerah ini. Salah satu pasar wisata yang diincar adalah wisatawan dari Tiongkok.

“Sumsel membidik wisatawan dari Tiongkok karena potensi wisata di sini memiliki dekatan dari sisi sejarah. Di Sumsel khususnya di Palembang adabeberapa obyek wisata berlatar budaya Tiongkok,” kata Irene Camelyn Pelaksana tugas (Plt)Kepala Disbudpar Sumsel, Ahad (1/11).

Irene menjelaskan, selama ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, sejak awal 2015 sudah melakukan promosi wisata jalur sutra perjalanan Laksamana Cheng Ho.

“Berbagai even internasional yang sering diselenggarakan di Palembang juga salah satu ajang mempromosikan pariwisata Sumsel” ujarnya.

Menurut Irene, strategi pemasaran melalui promosi akan lebih diperkuat. “Salah satu sratetginya menggandeng biro perjalanan dan berkunjung langsung ke Kedutaan Tiongkok di Jakarta. Kita tawarkan beragam paket wisata, terutama yang memiliki kedekatan dengan warga Tiongkok,” kata mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Sumsel.

Pada 2015 Disbudpar Sumsel memasang target jumlah wisatawan dari negeri tirai bambu tersebut bisa naik sekitar 10 persen dibanding tahun sebelumnya atau meningkat menjadi 8.800 wistawan.

(Plt)Kepala Disbudpar Sumsel mengatakan, “Saat ini seluruh negara di Asia membidik pasar wisatawan Tiongkok karena setiap tahun ada sekitar 100 juta warganya yang melakukan perjalanan ke luar negeri.”

Sementara itu Palembang menurut Irene merupakan kota atau tempat dalam sejarah yang sempat disinggahi Laksamana Cheng Ho sampai tiga kali tentunya. “Kita tidak mau membuang kesempatan tersebut,” ujarnya.

Salah satu obyek wisata religi yang banyak dikunjungi etnis Tiongkok di Palembang adalah obyek wisata Pulau Kemaro. Lokasi Pulau Kemaro yang berada di tengah alur Sungai Musi setiap tahun selalu dipadati ribuan warga keturunan Tiongkok untuk merayakan perayaan Imlek. Di pulau ini terdapat wihara atau klenteng Hok Tjing Rio.

Pada 2015 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel menargetkan bisa mendatangkan kunjungan wisatawan menembus lima juta orang wistawan atau meningkat dibandingkan tahun lalu yangmencapai sekitar tiga juta orang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement