Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Kemenag Pinjam Dana Bank Dunia Rp 3,7 T untuk Madrasah

Rabu 19 Jun 2019 18:51 WIB

Rep: Muhyiddin / Red: Nashih Nashrullah

Madrasah, ilustrasi

Madrasah, ilustrasi

Foto: Nonang/Republika
Pinjaman Bank Dunia tersebut dilakukan melalui Kementerian Keuangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –  Kementerian Agama pihaknya sudah mengusulkan proyek ke Bank Dunia lewat dana Ppnjaman dan hibah luar negeri (PHLN). Hal ini dilakukan untuk mendongkrak kualitas madrasah swasta maupun negeri.   

Baca Juga

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Prof Kamaruddin Amin mengatakan, "Untuk mendongkraknya kita sedang bekerjasama dengan Bank Dunia. Kita mengusulkan sebuah proyek di Bank Dunia lewat dana PHLN (Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN), yang kita sebut sebagai Reformasi Kualitas Pendidikan Madrasah," ujar Kamaruddin saat ditemui Republika.co.id di Kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/6) lalu.  

Menurut Kamaruddin, nilai pinjaman ke Bank Dunia tersebut cukup besar. Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya proyek \'Reformasi Kualitas Pendidikan Madrasah' tersebut disetujui Bank Dunia. 

"Nilainya Rp 3,7 triliun, cukup besar. Tapi yang melakukan Kementerian Keuangan. Awalnya, kami mengusulkan dan presentasi berkali-kali meyakinkan Bappenas. Kemudian Bappenas meyakinkan Kemenkeu, dan Kemenkeu negosiasi dengan Bank Dunia, dan akhirnya disetujui," katanya. 

Guru besar UIN Makassar ini menjelaskan, madrasah swasta menjadi tantangan tersendiri bagi Kemenag untuk mendongkrak kualitasnya. Namun, menurut dia,  dana proyek tersebut nantinya tidak hanya untuk madrasah swasta, tapi juga akan digunakan untuk meningkatkan kualitas madrasah negeri.  

"Jadi coverage proyeknya itu untuk seluruh Indonesia, bukan parsial, tidak hanya madrasah negeri atau madrasah tertentu, tapi seluruh madrasah di Indonesia akan dicover oleh proyek ini," ucapnya. 

Kamaruddin menambahkan, proyek ini sangat penting untuk mendongkrak kualitas lembaga pendidikan Islam. Karena itu, proyek ini akan segera dijalankan tahun depan. "Kita sudah bahas bersama dengan Bank dunia dan sudah disetujui. Jadi tahun depan sudah mulai berjalan," jelasnya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA