Senin 20 May 2019 14:08 WIB

Ratusan Ribu Guru Madrasah Ikuti Seleksi PPG Tahun Ini

Kuota peserta PPG pada tahun ini sebanyak 6.800 orang.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Hasanul Rizqa
Seorang guru sedang mengajar di madrasah (ilustrasi)
Foto: Republika/Damanhuri Zuhri
Seorang guru sedang mengajar di madrasah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratusan ribu guru madrasah akan mengikuti ujian seleksi akademik secara daring. Seleksi itu berlangsung selama enam hari, yakni sejak Senin (20/5) hingga Sabtu (25/5). Sebelumnya, mereka telah ditetapkan sebagai peserta seleksi akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan tahun 2019.

“Seleksi online harus diikuti para guru karena hanya mereka yang memenuhi minimum passing grade yang akan lanjut ke tahap berikutnya,” ujar Direktur Guru dan Tenaga Kependidinkan (GTK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag), Suyitno dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Senin (20/5).

Baca Juga

Dia menyebut, kuota peserta PPG pada tahun ini hanya 6.800 orang. Itu terdiri atas enam ribu guru mata pelajaran Agama dan delapan ratus orang guru mata pelajaran umum.

Untuk seleksi akademik guru mata pelajaran umum akan digelar setelah selesainya proses seleksi akademik mata pelajaran agama. Saat ini, pihaknya masih melakukan harmonisasi kebijakan dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Lebih lanjut Suyitno menyatakan pelaksanaan PPG dalam Jabatan tahun 2019 akan mengikuti ketentuan yang ditetapkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

"Seluruh guru madrasah yang lulus tahap seleksi akademik harus mengikuti proses daring (dalam jaringan/online) untuk mengerjakan tugas mandiri yang diberikan dosen instruktur secara online sebelum memasuki tahap lokakarya/tatap muka di perguruan tinggi yang ditunjuk,” lanjutnya.

Kementerian Agama kali pertama melaksanakan seleksi akademik PPG pada tahun lalu. Dari sebanyak 6.918 guru madrasah yang lulus ujian seleksi akademik PPG tahun lalu, ada 4.132 guru yang dinyatakan lulus PPG dengan persentase nasional 60 persen.

“Satu hal yang membuat tahun 2019 ini berbeda dengan tahun 2018 lalu, seluruh peserta ujian seleksi akademik tahun 2019 ini melaksanakan ujian di madrasah yang telah ditetapkan menjadi lokasi Tempat Uji Kompetensi (TUK),” ujarnya.

Ia menambahkan jika sistem dan aplikasi yang digunakan untuk tahun ini merupakan hasil sinergi dengan Direktorat KSKK Madrasah dan terintegrasi dengan Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, (SIMPATIKA).

Tujuan menggunakan madrasah sebagai TUK Seleksi Akademik PPG adalah untuk meningkatkan eksistensi lembaga madrasah itu sendiri. “Kita ingin menunjukkan bahwa sumber daya manusia dan infrastruktur yang dimiliki oleh madrasah mampu memberikan layanan yang terbaik bagi para guru madrasah,” ujarnya.

Pelaksanaan seleksi akademik PPG dalam Jabatan akan berlangsung 6 hari ini dilakukan serentak di 34 Provinsi. Menurut Fahmi, tahap persiapan sudah dilakukan mulai dari sosialisasi, penetapan calon peserta, hingga koordinasi teknis dengan melibatkan para Kasi PTK dan Admin SIMPATIKA di 34 Kanwil Kemenag Provinsi.

Para calon peserta ujian seleksi akademik juga sudah dapat mendownload kartu peserta ujian secara online melalui SIMPATIKA. Kartu ujian peserta memuat detail informasi tentang lokasi dan waktu serta user password untuk mengakses soal ujian di TUK masing-masing.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement