Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

John Bennett Kembali Hina Islam Lewat Kuisioner

Ahad 05 Mar 2017 19:22 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Joko Sadewo

Komunitas Muslim Amerika

Komunitas Muslim Amerika

Foto: Istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, OKLAHOMA -- Anggota Dewan Perwakilan dari Republik menyebar kuisioner yang bertanya seputar Islam yang dinilai menyinggung.

Dewan Hubungan Islam Amerika (CAIR) Wilayah Oklahoma Amerika Serikat (AS) menyampaikan, kantor anggota dewan perwakilan dari Partai Republik, John Bennett membagikan kuisioner, saat CAIR menggelar Muslim Day di Oklahoma City, Oklahoma. Direktur Eksekutif CAIR Wilayah Oklahoma, Adam Soltani mengatakan Bennett hanya bisa ditemui setelah kuisioner yang dibagikan diisi penuh. Soltani sendiri mendapat kabar ini dari anggota CAIR.

Kuisioner ini datang dari sebuah kelompok bernama Act for America yang disebut-sebut sebagai kelompok anti-Muslim di AS. Logo dan nama kelompok ini tertera di kuisioner yang dibagikan.

"Tidak ada yang boleh menghambat warga bertemu wakilnya. John Bennett tidak berhak melakukan ini kepada Muslim atau kelompok lain di AS,'' kata Soltani seperti dikutip The Guardian, Sabtu (4/3).

Kuisioner itu berisi sejumlah pertanyaan antara lain apakah Muslim mendukung Hamas dan Hezbollah, apakah benar Muhammad menikahi bocah perempuan, atau apakah mereka yang keluar dari Islam harus dihukum.

Kepada Buzzfeed News akhir pekan lalu, asisten Bennett mengatakan Bennett belum dapat berkomentar tentang hal ini. Bennett sendiri sempat bersitegang dengan CAIR pada 2014 setelah ia menyatakan tak ada bedanya Islam moderat dengan Islam ekstrim.

Bennett juga sempat menyatakan tidak menoleransi Islam untuk masuk ke AS dan menyebut Islam seperti kanker yang harus dihentikan.

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA