Selasa 23 Feb 2016 17:28 WIB

Quraish Shihab Belajar Toleransi dari Grand Syeikh Al-Azhar

Rep: C39/ Red: Achmad Syalaby
Grand Syekh al-Azhar Ahmad at-Thayyib disambut oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Prof Quraisy Shihab
Foto: dok pri
Grand Syekh al-Azhar Ahmad at-Thayyib disambut oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Prof Quraisy Shihab

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Ulama terkenal Indonesia Muhammad Quraish Shihab meminta Grand Syeikh Al-Azhar, Prof Dr Ahmed Al-Thayyeb untuk memberikan nama bagi gedung Pusat Studi Alqur'an (PSQ) yang dipimpinnya. Syeikh Al-Azhar melakukan kunjungan bersejarahnya ke Indonesia sejak Senin (22/2) kemarin dan akan berlangsung hingga 26 Februari.

"Nama PSQ ini yang berkaitan Al-Azhar ini berat tanggung jawabnya tapi kita berusaha sekuat tenaga menggambarkan apa yang diajarkan Al-Alzhar moderasi toleransi rahmat seluruh alam," kata Quraish Shihab dalam sambutannya di gedung PSQ, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa (23/2).  

Ketua Umum Ikatan Alumni Al-Azhar di Indonesia tersebut dalam kesempatan tersebut merasa gembira lantaran ajaran yang disebarkan dan dianggap salah sementara orang ternyata di majelis ulama yang pimpin Syekh Al-Azhar dibenarkan. "Kita mengajarkan persaudaraan antar seluruh masyarakat kita," ujarnya.

(Baca: Lima Pesan Syekh Al-Azhar dari MUI Hingga Rekonsiliasi Suni Syiah).

Menurut Quraish Shihab, seperti yang dijelaskan yang lalu-lalu, bahwa ucapan selamat kepada non Muslim itu dibolehkan. Namun, kata dia, selalu saja ada yang berkata macam-macam. "Dari Al-Azhar ini memberi dukungan, selama mengikuti moderasi insya Allah kita akan selamat," ucapnya.

Selain itu, Quraish Shihab juga berharap para ulama dunia selalu memberikan dorongan pencerahan kepada PSQ untuk mengajarkan ajaran Islam Rahmatan lil Alamin di Indonesia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement