Friday, 16 Zulqaidah 1440 / 19 July 2019

Friday, 16 Zulqaidah 1440 / 19 July 2019

Pesantren Jaga Akidah Umat Islam

Jumat 29 Jan 2016 07:34 WIB

Red: Agung Sasongko

Pesantren

Pesantren

Foto: Arief Priyoko/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan keberadaan pondok pesantren (ponpes) memiliki peran penting dalam tatanan kehidupan masyarakat yakni harus berperan dalam menjaga akidah umat Islam.

"Selain memiliki fungsi pendidikan dan dakwah keagamaan, dalam kehidupan masyarakat ponpes memiliki fungsi sosial dan kultural," kata Deddy Mizwar, dalam siaran persnya, Kamis Malam.

Hari ini Wagub Jabar menghadiri acara Milad ke-40 Pondok Pesantren Mathla'ul Khaer Cintapada di Kelurahan Setianegara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya dan ia mengatakan bahwa pondok pesantren harus memberikan peranannya dalam mengatasi kekerasan yang mengatasnamakan keagamaan dan berbagai aliran menyimpang yang marak terjadi saat ini.

"Kekerasan yang mengatasnamakan keagamaan serta merebaknya berbagai paham atau aliran menyimpang yang jauh dari pilar-pilar risalah Islam merupakan fenomena yang perlu menjadi perhatian kita," katanya.

"Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan dan dakwah sejatinya harus mengambil peran secara aktif dalam mengatasinya, sehingga gerakan pencerdasan umat serta pembinaan akidah dapat terus dilaksanakan dengan baik," lanjutnya.

Untuk mendukung hal tersebut, serta untuk meningkatkan peranan ponpes di lingkungan masyarakat, ia mengatakan Pemprov Jawa Barat memberikan perhatian serius dalam meningkatkan kualitas pendidikan ponpes yang ada di seluruh Jawa Barat, baik melalui program peningkatan sarana prasarana maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia pondok pesantren.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Jabar juga meresmikan penggunaan gedung meeting hall atau Aula Hj Hudaefah dan gedung Asrama Putri Ponpes Mathla'ul Khaer Cintapada.

Pihaknya memberikan apresiasi atas pembangunan gedung meeting hall dan asrama ini. Menurutnya hal tersebut merupakan bentuk sumbangsih nyata dari masyarakat dan para donatur untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren.

Saat ini, Ponpes Mathla'ul Khaer Cintapada memiliki santri sebanyak 1.029 orang. Ponpes yang berdiri sejak tahun 1976 ini, sekarang berkembang menjadi lembaga pendidikan dan telah memiliki Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dengan sarana dan prasarana yang cukup lengkap, seperti mushola, masjid, meeting hall atau aula, tempat malam atau asrama santri dan lain-lain.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA