Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Muslim Indonesia Ikut Sikapi Pemanasan Global

Sabtu 15 Agu 2015 15:16 WIB

Rep: c 25/ Red: Indah Wulandari

 Perubahan Iklim

Perubahan Iklim

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Umat Muslim di Indonesia akan mengambil bagian dari deklarasi umat Islam sedunia, tentang perubahan iklim yang akan diselenggarakan di Istanbul, Turki.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Prof Din Syamsuddin akan menjadi salah satu partisipan dari perkumpulan ulama, cendikiawan, dan aktivis Islam dunia dalam sebuah deklarasi Islam tentang perubahan iklim dunia.

Deklarasi yang akan dihelat di Istanbul pada 18 Agustus 2015 nanti, menjadi bagian awal deklarasi umat Islam, yang selanjutnya akan menjadi bagian penting dari deklarasi berbagai umat beragama dunia di Bristol, Inggris.

Dalam deklarasi tersebut, Din akan bersama sejumlah tokoh Islam dunia akan mendeklarasikan sikap Islam tentang perubahan iklim untuk memerangi pemanasan global yang terus terjadi.

Sejumlah tokoh dunia yang akan hadir dalam deklarasi tersebut, di antaranya adalah  CEO Islamic Relief Worldwide Mohammed Ashmawey, serta Pendiri Yayasan Islam untuk Ilmu Ekologi dan Lingkungan Fazlun Khalid.

Din mengatakan, kalau deklarasi tersebut bertujuan untuk menyerukan umat Islam dunia, dalam memenuhi kewajiban agama agar mengambil tindakan terhadap perubahan iklim yang terus terjadi.

Menurutnya, komunitas agama Islam merupakan bagian yang signifikan dari populasi masyarakat global, yang tentunya memiliki pengaruh sangat besar dalam wacana perubahan iklim tersebut.

Sebelum deklarasi, Din juga diminta untuk berpidato di Istanbul pada 17 Agustus 2015 mendatang tentang pentingnya menjaga alam atau bumi dalam Islam.

Din sendiri menilai kalau perubahan iklim yang terjadi, merupakan sebuah kerusakan yang bersifat global, dan malapetaka bagi dunia. Ia mengaku cukup tersentak melihat reaksi dari dunia saat ini, dalam menanggapi perubahan iklim yang terjadi.

"Saya cukup tersentak melihat reaksi dari dunia, tapi ini suatu kebanggaan menjadi bagian dari deklarasi tersebut," katanya, Sabtu (15/8).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA