Jumat 24 Jul 2015 17:03 WIB
Muktamar NU

Jokowi Buka Muktamar PBNU

Rep: c30/ Red: Agung Sasongko
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj memberikan keterangan terkait laporan akhir persiapan pelaksanaan Muktamar NU di Kantor PBNU,Jakarta, Jumat (24/7).
Foto: Republika/Prayogi
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj memberikan keterangan terkait laporan akhir persiapan pelaksanaan Muktamar NU di Kantor PBNU,Jakarta, Jumat (24/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Joko Widodo direncanakan membuka Muktamar ke-33 PBNU di Jombang, Jawa Timur.  Pembukaan muktamar akan dilaksanakan di lapangan Masjid Agung Jombang.

"Pembukaan akan dibuka oleh Jokowi masjid Jombang, tapi rapat komisinya di empat pesantren," ujar Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (24/7). Untuk penutupan muktamar akan ditutup oleh wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Pada muktamar nanti, seluruh warga Nahdliyin dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Juga dihadiri dubes negara sahabat, Kapolri, Panglima, juga ikut hadir dalam muktamar ke-33 PBNU tersebut.

Dalam Muktamar ini akan dibahas segala masalah dan problematika masyarakat dan PBNU hadir untuk menjawab segala permasalahan tersebut. "Muktamar tahun ini akan bernilai dan bermainfaat untuk warga Indonesia," ungkapnya.

Misalnya, Kiai Said mencontohkan apa yang akan dibahas di komisi nanti. Praktik-praktik yang bertentangan dengan akhlakul karimah, manipulasi politik, serta isu-isu yang berkompain dari satu dan yang lainnya. "Bahkan ada yang tidak sabar menunggu 1 Agustus, kata mereka sangat menarik," katanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement