Kamis 24 Jan 2013 11:46 WIB

Innalillahi, Tokoh Muhammadiyah Tutup Usia

Muhammadiyah (ilustrasi).
Muhammadiyah (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,  MANADO --  Ulama dan tokoh Muhammadiyah Sulawesi Utara, KH AK Abraham, meninggal dunia Kamis (24/1) pukul 08.00 WITA, di kediamannya Kelurahan Ketang Baru, Manado, Sulawesi Utara.

Menurut Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulut, Drs Mahyudin Damis MSi, KH Abraham meninggal dalam usia 87 tahun dan menurut rencana akan dimakamkan di Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara.

"Selama beliau sehat sering memberikan ceramah di mana-mana, dalam Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) beliau sering menjadi jurinya. Yang terpenting dari beliau adalah akhlaqul karimah-nya. Semua pimpinan Ormas, NU, SI maupun lainnya mengakui baiknya akhlaq beliau," kata dosen Universitas Sam Ratulangi tersebut.

Banyak tokoh, ulama dan pejabat yang ikut hadir ke rumah duka di antaranya Sekdaprov Sulawesi Utara Ir Siswa Rahmat Mokodongan, Walikota Manado Dr Vicky Lumentut, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Utara Drs. Anwar Panawar.

Almarhum semasa hidupnya pernah menjabat Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Utara, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut yang pertama kali dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulut.

"Gubernur sangat senang dengan sosok beliau yang tawadhu, sehingga hampir setiap tahun gubernur silaturahmi dengan beliau. Beliau adalah panutan umat di Sulut," ujar salah seorang tokoh agama di Sulut.

Salah seorang tokoh muslim di Pemerintah Kota Manado, Muardi Rahmola, mengatakan KH Abraham meninggal tepat pada hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. "Maha suci Allah, beliau wafat tepat pada hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Insyallah semua amal baiknya selama ini menjadi pendamping di sisi-Nya," katanya.

Doa yang sama disampaikan tokoh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Utara, Suwarno Tuiyo. "Semoga segala amal kebaikanya melapangkan tempat terakhirnya di sisi Illahi Rabbi," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement