Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Sikapi Hoaks, Gus Yasin: Semua akan Dipertangungjawabkan

Senin 11 Feb 2019 22:46 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Calon wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 1 Taj Yasin (kiri) berdialog dengan ulama kharismatik yang juga ayahnya Maimoen Zubair (tengah) saat berlangsung Syawalan Akbar dan Doa Bersama di lapangan Soepadi Mungkid, Magelang, Jateng, Jumat (22/6).

Calon wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 1 Taj Yasin (kiri) berdialog dengan ulama kharismatik yang juga ayahnya Maimoen Zubair (tengah) saat berlangsung Syawalan Akbar dan Doa Bersama di lapangan Soepadi Mungkid, Magelang, Jateng, Jumat (22/6).

Foto: Antara/Anis Efizudin
Produksi dan penyebaran hoaks merupakan tindakan tak terpuji menurut agama.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG— Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, atau yang akrab disapa Gus Yasin mengajak semua lapisan masyarakat bertabayun guna mencegah penyebaran hoaks menjelang Pemilu 2019.

"Pada tahun politik seperti sekarang, hoaks marak dan ini harus kita sikapi. Ingat, bahwa kita diperintahkan oleh agama dan kalau kita mengaku orang yang beriman, ketika muncul berita-berita yang tidak bisa kita pertanggungjawabkan harus bertabayun," katanya di Semarang, Senin.

Menurut Gus Yasin, selain bertabayun untuk mencari kejelasan tentang sesuatu hingga benar adanya, masyarakat juga harus ingat jika setiap perbuatan akan ada pertanggungjawabannya di hadapan Tuhan.  

Bagi umat Muslim, kata dia, semua akan ada pertanggungjawabannya di hadapan Allah SWT, baik itu yang dilihat, didengar, dipikirkan, maupun yang dilakukan. 

"Demikian pula bagi umat agama lain, pasti ada pertanggungjawaban terhadap Tuhan atas semua yang dilakukan," ujarnya.

Putra ulama karismatik KH Maimoen Zubaer itu mengimbau semua informasi yang diterima masyarakat harus disaring sebelum dibagikan ke pihak lain agar tidak ikut menyebarkan hoaks.

Terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2019, Gus Yasin juga mengajak semua komponen masyarakat untuk menciptakan kondusivitas di semua penjuru Indonesia, termasuk di Jateng.

"Tidak kalah penting adalah menunjukkan bahwa Jateng peduli dengan pemilihan kepala daerah, pemilihan legislatif dan pemilihan presiden, selalu menjaga keberagaman dan persatuan bangsa," katanya.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA