Wednesday, 10 Jumadil Awwal 1440 / 16 January 2019

Wednesday, 10 Jumadil Awwal 1440 / 16 January 2019

SDITA El Makmur Gelar Penggalangan Dana untuk Bencana

Sabtu 12 Jan 2019 03:11 WIB

Rep: mgrol118/ Red: Andi Nur Aminah

Penggalangan dana yang dilakukan siswa  Sekolah Dasar Islam Tahfiz Alquran (SDITA) El Makmur Bogor

Penggalangan dana yang dilakukan siswa Sekolah Dasar Islam Tahfiz Alquran (SDITA) El Makmur Bogor

Foto: mgrol118
Penggalangan dana ini diperuntukan bagi korban dampak bencana Tsunami Banten.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sekolah Dasar Islam Tahfiz Alquran (SDITA) El Makmur Bogor menggelar penggalangan dana. Penggalangan dana ini diperuntukan bagi korban dampak bencana Tsunami Banten, Jumat (11/1).

Penggalangan dana tersebut merupakan bentuk kepedulian SDITA El Makmur terhadap bencana yang terjadi di Indonesia. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SDITA El Makmur, Imam Kurniawan, mengatakan, selain bentuk kepedulian kepada sesama, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk pembelajaran kepada siswa untuk saling berbagi.

Imam mengatakan dana yang terkumpul dari kegiatan tersebut mencapai lebih dari Rp 7 juta. “Nantinya masih ada donasi yang menyusul di hari Senin,” ungkap Imam yang sudah mengajar lima tahun di SDITA El Makmur.

Imam, mengatakan, dana tersebut akan diserahkan kepada Lembaga ACT untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak tsunami di Banten. Menurut Imam, penggalangan dana ini merupakan kegiatan sosial yang sering dilakukan di SDITA El Makmur.

Sebelumnya penyaluran bantuan juga pernah diberikan ke beberapa tempat. Di antaranya, kepada korban gempa di Lombok dan Donggala, Sulawesi Tengah. Serta penyaluran bantuan dana kepada saudara Muslim yang ada di Palestina dan Rohingya.

Acara penggalangan dana yang dilakukan di ruang masjid sekolah tersebut, diselenggarakan dengan beberapa kegiatan. Di antaranya, terdapat pemberian materi bersifat dongeng yang sesuai dengan momen musibah dari ACT kepada para siswa. Acara yang berlangsung pagi hari itu pun ditutup dengan muhasabah dan doa bersama.

Pria kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat itu, menyampaikan harapan kepada siswanya agar memiliki jiwa sosial yang tinggi, serta peka terhadap sesama. “Kita mesti mengajarkan berbagi, karena keberkahan harta akan didapati kalau kita rajin bersedekah,” ucap dia yang saat ini sedang menempuh pendidikan Magister Pendidikan Agama Islam di Universitas Ibn Khaldun Bogor.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua siswa yang selama ini telah mendukung dan bekerja sama dengan baik. “Ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada orang tua siswa yang telah bekerja sama dalam membentuk karakter anak didik. Semoga Allah memberikan kemurahan rezeki kepada semua, aamiin,” ungkapnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES