Selasa 08 Mar 2016 14:11 WIB

Ribuan Penipuan Travel Umrah Terjadi di Jakarta

Rep: C21/ Red: Achmad Syalaby
Travel Haji dan Umrah (ilustrasi)
Foto: Antara
Travel Haji dan Umrah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Kasus penipuan calon jamaah haji dan umrah tidak hanya terjadi di daerah-daerah. Penipuan semacam ini disebut juga kerap terjadi di kota-kota besar.

Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Baluki Ahmad mengatakan, penipuan dengan modus tersebut tidak hanya di Kalimantan Timur saja. Terdapat ribuan penipuan semacam ini terjadi di Jakarta. "Tidak usah di daerah, Jakarta sudah banyak," kata Baluki kepada Republika.co.id, Selasa (8/3).

Berdasarkan data yang dilansir dari Kementerian Agama (Kemenag), kasus penipuan umrah saat ini paling banyak terjadi di Kalimantan Timur. Sebanyak 3.800 orang diduga ditipu dengan kerugian sekitar Rp 80 miliar.

Baluki mengutarakan, dia telah bosan dengan penipuan kepada calon jamaah haji dan umrah. Menurut dia, penanganan dari instansi pemerintah, Kementerian Agama (Kemenag) RI dan aparat berwenang  lambat dalam menanggapi gejala yang ada.

Asosiasi haji dan umrah telah melakukan seminar-seminar terkait program haji dan umrah, sejak lama. Pada 2012, asosiasi telah mencium adanya sistem ponzi, multi level, cara pemasaran dan lain-lain. Skema tersebut digunakan untuk menipu calon jamaah umrah. "Dan ini, bagian dari kejadian-kejadian (berproses sampai sekarang)," kata dia.

Untuk mencegah terjadinya penipuan, harapan Baluki kepada masyarakat harus mengikuti aturan-aturan yang disampaikan Kemenag RI. Seperti memastikan travel-nya memenuhi izin atau tidak, visa, penerbangan dan sebagainya.

Dia menuturkan mereka yang kerap menipu calon jamaah haji dan umrah, 95 persen adalah travel yang tidak memiliki izin dari Kemenag RI. Karena travel yang memiliki izin resmi, untuk mempertaruhkan keberangkatan salah satu ibadah ini cukup besar.

Kemenag RI telah melakukan sosialisasi, lima pasti agar calon jamaah tidak tertipu:

1. Pastikan Travel Berizin klik Daftar Penyelenggara Umrah Berizin.

2. Pastikan Penerbangan dan Jadual Keberangkatan.

3. Pastikan Program Layanannya.

4. Pastikan Hotelnya.

5. Pastikan Visanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement