Ahad 16 Aug 2015 04:10 WIB

MUI: Agama Berperan dalam Persoalan Lingkungan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin memberikan keterangan kepada wartawan di kampus Unismuh Makassar, Sulsel, Kamis (6/8).
Foto: Republika/Prayogi
Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin memberikan keterangan kepada wartawan di kampus Unismuh Makassar, Sulsel, Kamis (6/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin mengatakan pendekatan melalui jalur agama penting untuk menanggulangi berbagai persoalan dalam masalah perubahan iklim dan lingkungan.

"Pendekatan agama sangat penting dalam masalah iklim dan lingkungan karena hampir seluruh manusia di dunia adalah pemeluk suatu agama oleh karenanya pendekatan agama menjadi penting," kata Din di Jakarta, Sabtu.

Lebih lanjut, Din mengatakan kesadaran akan pentingnya pendekatan agama juga sudah disadari oleh dunia internasional dalam beberapa tahun terakhir karena melihat agama memiliki peran besar terutama karena masalah lingkungan ini terkait dengan budaya.

"Pun demikian juga dengan agama," ujarnya.

Akan tetapi, di Indonesia, Din melanjutkan 'senses of crisis' dari masyarakat nusantara tidak terlalu tinggi sehingga penanganan masalah lingkungan hidup dan perubahan iklim yang membutuhkan kerja sama semua pihak kurang berjalan baik.

"belum besarnya 'senses of crisis' itu mungkin karena kita 'dininabobokan' dengan posisi dan lokasi yang agak nyaman seperti sekarang cuacanya terasa stabil namun sesungguhnya tidak," ujar dia.

Posisi Indonesia memang terasa stabil jika dibandingkan dengan negara lain seperti Jepang, India, Pakistan atau negara lainnya, namun beberapa waktu belakangan suhu di Indonesia mengalami peningkatan.

"Saya pernah mendapat informasi, saat ini cuaca di Jakarta 33 derajat celsius padahal biasanya 29 derajat, Bogor sekarang 27 derajat rata-rata padahal dulu lebih dari itu," ujar dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement