Senin 06 Apr 2015 20:01 WIB

Renovasi Pintu Kabah Ditaksir Rp 46 Miliar

Rep: Sonia fitri / Red: Angga Indrawan
 Kabah di Masjidil Haram Makkah, Arab Saudi, Selasa (23/10).  (Hassan Ammar/AP)
Kabah di Masjidil Haram Makkah, Arab Saudi, Selasa (23/10). (Hassan Ammar/AP)

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Pemerintah Arab Saudi berencana merenovasi dan melakukan pemasangan ulang pintu Kabah di Masjidil Haram Mekkah. Kegiatan tersebut diperkirakan memakan dana hingga 13,4 juta riyal Saudi atau setara Rp 46 miliar.

Pengurus Masjidil Haram, dilansir dari Saudi Gazette mengutip Makkah Daily, Senin (6/4), pintu Kabah akan dibuat dari bahan berlapis emas. Seperti diketahui, Saudi tengah melakukan renovasi besar-besaran di Masjidil Haram dengan menghabiskan biaya hingga lebih dari Rp 258 Triliun.

Khusus untuk pintu Kabah, laporan menyebutkan bahwa sebelumnya didesain dan dibuat pada masa pemerintahan Raja Abdulaziz. Sejumlah ahli kaligrafi dan desainer terbaik Arab Saudi dikerahkan untuk membuatnya tampak indah.

Pintu Kabah terbuat dari alumunium setebal 2,5 cm dan tinggi 3,10 meter. Alumunium tersebut lantas dilapisi lempeng perak yang dicelup ke dalam emas. Menariknya, terdapat pahatan berupa tulisan arab di permukaannya. Pahatan tersebut berada di area tepi pintu hingga ke bagian tengah, dibuat dari perak dan emas dan bertuliskan 15 dari 99 Asmaul Husna atau sifat-sifat Allah menggunakan gaya kaligrafi Tsulush.

Pintu Kabah pertama kali direnovasi pada pemerintahan Raja Abdulaziz pada tahun 1944. Renovasi selanjutnya dilakukan pada masa pemerintahan Raja Khalid dan Raja Fahd.

Pada 1977, Raja Khalid melihat goresan di bagian bawah pintu saat dia hendak melaksanakan shalat di Masjidil Haram. Ia pun langsung memerintahkan agar dibuat pintu baru untuk Kabah. Selain itu pintu kecil di sebelah utara Kabah yang bernama Pintu Taubah pun dipasang di dalam Kabah dan dilapisi dengan emas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement