Rabu 27 Aug 2014 06:06 WIB

Imam Muslim di Seluruh Dunia Luncurkan Kampanye Anti-ISIS Secara Online

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Agung Sasongko
 Warga, Tokoh Masyarakat, aparat keamananan Polri dan TNI menghadiri deklarasi penolakan Islamic State Of Iraq & Suriah (ISIS) di Masjid Muhammad Ramadhan, Pekayon, Bekasi Selatan, Jakarta,
Foto: Republika/Tahta Aidilla
Warga, Tokoh Masyarakat, aparat keamananan Polri dan TNI menghadiri deklarasi penolakan Islamic State Of Iraq & Suriah (ISIS) di Masjid Muhammad Ramadhan, Pekayon, Bekasi Selatan, Jakarta,

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Lebih dari 380 imam masjid di seluruh dunia, dipelopori Belanda meluncurkan kampanye online anti-ISIS pada Selasa (26/8) waktu setempat. Kampanye ini khususnya dilakukan di Twitter.

Fokus dunia kini telah berubah, setelah Al-Qaeda, kini ISIS yang menguasai dua kota di Irak. ISIS melakukan penyerbuan ke dalam gedung-gedung pemerintahan, stasiun TV, bank, dan mengangkat orang-orang kulit hitam.

Pada 30 Juni lalu, ISIS mmbuat pengumuman mengejutkan dari pembentukan khalifah baru dan berganti nama menjadi Negara Islam. Deklarasi itu dibuat ke dalam sebuah rekaman audio dan video yang didistribusikan secara online.

"Jika mereka membesarkan anak-anak mereka dengan agama, maka anak-anak akan menjadi tangguh. Dan, mereka harus mengetahui bawa kekerasan apapun tidak akan menghasilkan kebaikan," kata perwakilan ulama.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement