Senin 12 May 2014 19:00 WIB

Permintaan Busana Muslim di Australia Meningkat

Fesyen Muslim Australia
Fesyen Muslim Australia

REPUBLIKA.CO.ID,  CANBERRA -- Permintaan busana Muslimah di Australia terus meningkat. Tak heran, bila bisnis busana Muslim mengeliat.

Hijab House merupakan salah satu label busana Muslim mendapatkan momentum itu. Mereka kini menjadi label populer yang mendapatkan pengakuan nasional dan internasional.

Fashfest, salah satu festival fesyen bergengsi di Australia mengakui keistimewaan Hijab House. "Mereka membuat desain yang mencerminkan keberagaman Australia dan budaya kontemporer yang kental," kata Steven Wright, salah seorang panitia penyelenggara Fashfest, seperti dilansir muslimvillage.com, Senin (12/5).

Saat ini, ada lebih dari 20 rumah mode Muslim di Sydney.  Mereka-lah yang memenuhi kebutuhan Muslim soal busana Muslim.

Yang menarik, Hijab House dinilai mampu memenuhi kebutuhan dengan bermodalkan tema sederhana namun Islami."Kami mencoba sebaik mungkin untuk merancang pakaian yang memenuhi dua kebutuhan utama, modis dan Islam. Dengan begitu, Muslimah Australia lebih percaya diri dan sederhana," kata Tasneem Chopra, salah seorang desainer.

Ia mengatakan tema Islami dan kesederhanaan merupakan cermin Muslimah Australia. Ini kemudian menjadi satu pola baku bagi setiap desainer yang ingin berkreasi. Apalagi, setiap Muslimah percaya busana ini harus mencakup ketentuan ajaran Islam yang juga tidak melepaskan kesan modis.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement