Jumat 02 Jul 2010 01:53 WIB

Tanamkan Pendidikan Qurani kepada Keluarga

Rep: Nashih Nashrullah/ Red: Budi Raharjo
Mengajarkan alquran, ilustrasi
Foto: Darmawan/Republika
Mengajarkan alquran, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pendidikan berbasis Alquran perlu ditanamkan sejak dini dalam keluarga agar tercipta generasi-generasi handal dan berkualitas. Ketua Dewan Pembina Yayasan Assalam Semarang, Mustofa AY, mengatakan pasalnya usia enam tahun pertama bagi anak-anak adalah permulaan yang berharga membentuk karakter anak.

''Enam tahun pertama masa balita tidak akan terulang lagi,'' ujarnya saat menyampaikan materi di 'Seminar Parenting Nasional' sebagai rangkaian acara MUNAS III Muslimat Hidayatullah (Mushida) di Jakarta, Kamis (1/7).

Mustofa mengemukakan, nilai-nilai Alquran masih belum optimal diajarkan di keluarga Indonesia. Selain itu, dia melihat, pendidikan usia dini yang tersebar di Indonesia kurang mempertajam visi qurani padahal kitab suci umat Islam itu adalah pedoman terbaik dan paling sempuna.

Oleh karena itu, jelas Mustofa, dibutuhkan langkah-langkah strategis sebagai upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan berbasis Alquran pada anak. Selain itu, diperlukan komitmen yang tegas kedua orangtua menjadi panutan sekaligus pelaku visi Alquran.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement