Monday, 14 Syawwal 1440 / 17 June 2019

Monday, 14 Syawwal 1440 / 17 June 2019

Ada Taman Ottoman di Missouri

Rabu 22 May 2019 23:00 WIB

Red: Agung Sasongko

Tidak hanya menikmati tulip, pengunjung pun bisa menikmati sejumlah hiburan.

Tidak hanya menikmati tulip, pengunjung pun bisa menikmati sejumlah hiburan.

Foto: abc
Penciptaan taman Ottoman di Missouri dimungkinkan karena kesamaan umum iklim

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Pesona taman Ottoman nan berbunga tulip itu menginspirasi Edward L Bakewell Jr dari St Louis, Missouri yang meninggal pada Desember 1993. Ia mewasiatkan pada ahli warisnya agar membuat sebuah taman.

Untuk mewujudkan keinginan sang ayah, Ted dan Anderson, teringat minat ayah mereka dengan legenda keluarga yang menghubungkan mereka dengan Ottoman. Hubungan antara St Louis dengan Ottoman memang merupakan legenda melalui Marie Marthe Aimee du Buc de Rivéry (hidup pada abad akhir ke-19), yang merupakan istri salah seorang sultan Ottoman. 

Baca Juga

Ted dan Anderson berpikir taman Ottoman-lah tema yang pas untuk mewujudkan keinginan sang ayah. Karena itu, berdirilah Taman Ottoman Bakewell, pada Mei 2008 yang terinspirasi dari taman Ottoman abad ke-19. Taman Ottoman Bakewell yang menjadi bagian dari Missouri Botanical Garden menyajikan pemandangan taman Timur Jauh dan Timur Dekat, di samping tradisi Amerika dan Eropa. 

Penciptaan taman Ottoman di Missouri dimungkinkan karena kesamaan umum iklim St Louis dan Turki terutama di Kota Bursa, Istanbul, dan Edirne. Kedua, Istanbul dan St Louis sama-sama terletak di sekitar 40 dera jat lintang utara, meskipun Istanbul menikmati cuaca Mediterania yang ringan, sedangkan St Louis ber tahan pada iklim benua yang lebih ekstrem. Banyak tanaman yang sama berkembang di masing-masing wila yah seperti cemara Mediterania (Cupressus sempervirens). 

Jason Delaney, ahli perkebunan Senior Missouri Botanical Garden, menanam deretan cedar merah di sepanjang jalur, seperti di taman Ottoman, yakni di antara rosemary dan da sar pohon. Pintu masuk menuju Taman Ottoman Bakewell melalui pintu ganda beratapkan terakota runcing.

Di bawahnya terdapat panel ubin Iznik khusus dibuat dengan inskripsi kaligrafi. Naskah al-Hamd li Wali al-Hamd terdapat di pintu gerbang. Pada panel interior terdapat baris terakhir dari sebuah puisi kontemporer yang ditulis oleh musisi dan penulis Turki, Kudsi Ergüner. 

Taman Ottoman Bakewell dibuat oleh perajin Turki menggunakan mar mer Turki. Dengan luas sekitar 1.000 meter persegi, taman Ottoman Bakewell menjadi jantung dari pendidikan ta man yang menumbuhkan pemahaman sejarah Turki ketika tanaman, semak, pohon, dan lampu berbunga pertama kali diperkenalkan ke Barat.

Tidak hanya taman Bakewell, beberapa ta man yang akrab dengan arsitektur gaya Ottoman yang khas dengan tenda dan paviliun juga ada di Amerika di antaranya Bandstands, termasuk Ga zebo Henry Shaw di St Louis, New York Central Park, dan London Hyde Park.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA