Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Karya Terjemahaan al-Tusi Jadi Rujukan Madrasah Dunia Islam

Rabu 24 Apr 2019 21:21 WIB

Red: Agung Sasongko

 Ilmuwan Muslim penemu optik (ilustrasi).

Ilmuwan Muslim penemu optik (ilustrasi).

Foto: emel.com
Sebagai pegangan madrasah, digunakanlah terjemahan bahasa Arab oleh al-Tusi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — al-Tusi juga menerjemahkan buku Elements Of Geometry karya Euclid ke dalam bahasa Arab dengan judul Tahrir Kitab Usul al-Handasa li Uqlidi dan selesai ditulis pada 1248 M. Menurut Sayyed Hossein Nasr, terjemahan al-Tusi ini digunakan sebagai buku rujukan di madrasah dunia Islam pada abad ke-13 M. 

Baca Juga

Abbe Toderini berkomentar, geometri adalah salah satu pelajaran cabang matematika yang diajarkan di Turki. Di madrasah, para guru mengajarkan geometri kepada siswa dan diajarkan saat kelas matematika dan kelas retorika. Sebagai pegangan, digunakanlah terjemahan bahasa Arab oleh al-Tusi, Elements Of Geometry, karya Euclid. 

Karya al-Tusi lainnya adalah Risalah Bist Bab Dar Marifet Asturlab. Buku ini tentang astronomi dan menjadi rujukan untuk mempelajari astronomi pada 1649 M. Buku ini kemudian dikritisi oleh Muhammad Ibn Haci Ibn Suleyman al-Bursavi dengan judul Sharh Bist Bab Dar Ma’rifat Asturlab pada 1494 M. Ada 52 kopi buku ini di perpustakaan Turki. 

Al-Tadkhira fi I’lm al- Haya atau Memoir on the Science of Astronomy adalah satu karya al-Tusi yang orisinal dan paling berpengaruh dalam astronomi Arab. Buku ini berisi tentang prinsipprinsip umum astronomi dan menjelaskan konsep Ptolemaic, seperti epicycle theory dan memperkenalkan bentuk baru planet. Buku ini merupakan satu dari dua buku yang diajarkan di Samarkand dalam mata pelajaran mate matika atau astronomi. 

Kemudian, karya al-Tusi lainnya adalah buku Tansuq Namayi Ilhani yang digunakan dalam mempelajari mineral, bebatuan, dan bijih besi. Dalam bahasa Inggris, buku ini berjudul Book on Precious Sto nes dan aslinya ditulis al-Tusi dalam bahasa Persia di Maragha untuk Hulagu Khan.

Pada abad ke-15 M, buku ini dialihbahasakan oleh Mustafa Ibn Seydi pada masa Sultan Murad II dengan judul Tarjama Tansugname Ilhani. Dalam buku ini berisi juga peng obatan tradisi Cina dan Turki serta manfaat dan karakteristik bebatuan, seperti mutiara, mirah delima, zamrud, permata, dan pirus.

Buku berikutnya dari al-Tusi adalah Tahrir al-Majisti, terje mah an buku The Almagest karya Ptolemy dan Kasf al-Qina an- Asrar al-Shakl al-Qatta yang berisi sistem trigonometri karya al-Tusi yang ditulis dalam bahasa Arab dan dialihbahasakan ke bahasa Persia. Menjelang abad ke- 19 M, kitab ini diterjemahkan dalam bahasa Turki dan Prancis.  

sumber : Islam Digest Republika
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA