Rabu 26 Dec 2018 18:08 WIB

Apa Khasiat Hidiba?

Hindiba bisa mengobati tumor dalam organ internal.

Ilmuwan Muslim (ilustrasi).
Foto: blogspot.com
Ilmuwan Muslim (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam risalah kedokteran berbahasa Arab, peninggalan era keemasan Islam, disebutkan bahwa semua jenis pembengkakan seperti kutil atau benjolan telah menyebabkan gangguan pada saluran. Sedangkan kanker  digambarkan sebagai massa yang keras. Diidentifikasi sebagai pembengkakan yang keras, kanker j berkembang dari kecil  kemudian menjadi besar ditambah dengan rasa sakit.

Mengutip catatan Ibnu Sina dalam Canon of Medicine, Prof Nil Sari mengungkapkan, tumor atau kanker, bila dibiarkan  akan semakin bertambah ukurannya. Sehingga kanker itu akan menyebar dan merusak. Akarnya  dapat  menyusup di antara elemen jaringan tubuh. Prof Nil Sari menemukan gambaran serupa tentang kanker dalam manuskrip pengobatan di era  Usmani.

Menurut Ibnu Sina, tumor digolongkan menjadi dua, yakni tumor panas dan dingin. Tumor yang berwarna dan terasa hangat saat disentuh biasanya disebut tumor panas, sementara tumor yang tidak berwarna dan terasa hangat disebut tumor dingin. Ibnu Sina menyebut kanker sebagai bentuk tumor yang berada di antara  tumor dingin.

Khasiat Hindiba diteliti Prof Prof Nil Sari dengan menyajikan data yang mendalam mengenai latar belakang teori percobaan invivo dan invitro dengan sari herbal dari Turki. Ia memulai dari filsafat Turki Usmani, yang berakar dari pengobatan Islam. Dalam karyanya ini, disebutkan bahwa obat Cichorium intybus L dan Crocus sativus L diidentifikasi sebagai alternatif tanaman yang identik satu sama lain yang merupakan komponen aktif untuk pengobatan kanker.

Prof Nil Sari dan rekannya Dr Hanzade Dogan mencampurkan C intybus L dan kunyit (saffron) dari Safranbolu, seperti yang dijelaskan teks pengobatan lama. "Yanglebih menarik adalah hasil penelitian laboratorium kami yang menunjukkan bahwa dari ekstrak C intybus L yang ditemukan menjadi paling aktif pada kanker usus besar," ujar Prof Nil Sari.

Menurut dia, Hindiba  terbukti sangat efektif mengobati kanker. Sayangnya, kata dia, pada zaman dahulu,  Hindiba  lebih banyak disarankan sebagai obat untuk perawatan tumor. Hal itu terungkap dalam kitab Ibnu al-Baitar. Menurut al-Baitar, jika ramuan Hindiba dipanaskan, dan busanya diambil dan disaring  kemudian diminum akan bermanfaat untuk menyembuhkan tumor.

Pakar pengobatan di era Kesultanan Turki Usmani, Mehmed Mumin, mengungkapkan bahwa Hindiba bisa mengobati tumor dalam organ internal. Namun, lebih sering dianjurkan untuk perawatan tumor pada tenggorokan.  ''Jika kayu manis dicampurkan pada jus Hindiba (khusus yang diolah dengan baik) dapat digunakan untuk obat kumur-kumur serta   bermanfaat pula untuk perawatan tumor, sakit dan radang tenggorokan.''

sumber : Mozaik Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement