Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Lima Amalan yang Menguntungkan

Senin 06 May 2019 19:07 WIB

Red: Hasanul Rizqa

Zikir dan munajat kepada Allah (ilustrasi).

Zikir dan munajat kepada Allah (ilustrasi).

Foto: alifmusic.net
Lima amalan ini menguntungkan secara dunia dan akhirat, asalkan dilakukan konsisten

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Yuyu Yuhannah     

Baca Juga

Rasulullah SAW menyampaikan lima amalan istimewa yang bisa menyebabkan berbagai keuntungan bagi manusia. Syaratnya, amalan itu dilaksanakan secara tekun dan konsisten.

 

Shalat Dhuha

Yang pertama adalah apabila rezeki ingin berkah, maka perbanyaklah mengerjakan shalat dhuha. Tubuh manusia itu ibarat mesin yang membutuhkan energi untuk memacu dan mendorong segala aktivitasnya. Energi itu diperlukan untuk memperbaiki kinerja, menambah daya semangat, dan membuat segala perbuatan baik konsisten dilakukan.

Shalat dhuha merupakan bagian dari energi yang bisa memperbaiki sistem kinerja dalam tubuh manusia, sekaligus merupakan bentuk permohonan kepada yang mempunyai tubuh manusia untuk melimpahkan rezeki yang halal dan berkah.

 

Shalat Malam

Kedua, kalau ingin kuburan diterangkan, kata Rasulullah, perbanyaklah mengerjakan shalat malam (qiyamullail). Rasulullah SAW mengatakan bahwa setiap malamnya kuburan kita memanggil (jika manusia peka). Makanya, jika ingin kuburan kita diterangkan kelak tak ada jalan lain untuk membawa penerangnya, yakni dengan bis shalatillail (mengerjakan shalat malam) secara tekun.

Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq--salah seorang sahabat Rasulullah yang dijamin masuk surga--selalu menangis ketika melaksanakan shalat malam. Pernah suatu ketika Rasulullah SAW bertanya kepadanya. “Mengapa engkau selalu menangis ketika shalat tahajud padahal jaminan Allah sudah kau dapatkan (masuk surga)?”

Kata Abu Bakar kira-kira, “Ya Rasul, seandainya saya dimasukkan ke dalam neraka ‘enak’ karena disiksanya bareng-bareng. Tapi, bila disiksa di dalam kubur, sungguh sangat menyeramkan karena cuma sendiri.”

 

Puasa

Ketiga, jika ingin dimudahkan menyeberang jembatan, sirotholmustaqim, maka haruslah memperbanyak berpuasa (baik yang wajib maupun sunah) dan bersedekah. Salah satu manfaat puasa Ramadhan yakni bisa masuk surga dengan pintu khusus, ar-rayyan.

Dengan berpuasa maka kejujuran manusia benar-benar diuji karena dilakukan hanya Allah yang mengetahui. Maka, orang yang berpuasa Ramadhan akan dimasukkan Allah ke dalam surga secara rahasia.

Selain puasa, juga bersedekah bisa menjadi instrumen seseorang dimasukkan ke dalam surga. Kata Rasulullah, setiap orang yang meninggal maka segala halnya akan terputus kecuali tiga perkara, salah satunya amal jariyah (bersedekah).

 

Tadarus Alquran

Keempat, jika ingin dimudahkan ketika menjawab pertanyaan dari malaikat Munkar dan Nakir perbanyaklah membaca Alquran (qira’atul qur’an). Rasulullah pernah berdialog dengan para sahabat dan mengatakan, “Wahai sahabat, di dunia ini sesungguhnya Allah mempunyai keluarga.” Sahabat bertanya, “Siapa keluarga Allah itu ya Rasul?” Kata Rasulullah, “Dialah yang senang membaca Alquran.”

 

Zikir

Kelima, memperbanyak dzikrullah (berzikir kepada Allah) untuk dimudahkan ketika di akhirat kelak. Seringlah mengucapkan, La ilaha illallah, tiada Tuhan selain Allah. Bahkan, kata Imam al-Ghazali setelah mengucapkan dzikrullah sebaiknya tidak minum dalam waktu lima belas menit karena daki (kotoran) di dalam hati kita tengah rontok.

Maka, itulah lima amalan yang apabila dilaksanakan secara konsisten akan banyak mendapatkan keuntungan utama sebagaimana yang diidam-idamkan oleh banyak orang Islam.

sumber : Pusat Data Republika
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA