Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Ramadhan ini, UEA Layani Sembako Murah Berbasis Digital

Senin 08 Apr 2019 15:02 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi Umrah di Bulan Ramadhan

Ilustrasi Umrah di Bulan Ramadhan

Foto: Foto : MgRol_93
Layanan sembako bersubsidi mempermudah warga UEA.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI – Warga di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) dapat membeli produk makanan bersubsidi dengan menggunakan platform digital bernama Smart Pass. Produk makanan tersebut dapat dikirim langsung ke rumah warga.

Baca Juga

Platform tersebut mencakup tiga kota, yakni Abu Dhabi, al-Dhafra, dan al-Ain. Situs belanja daring ini akan melayani lebih dari 70 ribu rumah tangga yang terdaftar, yang termasuk dalam daftar penerima manfaat. 

Pemerintah Kota Abu Dhabi tengah mempertimbangkan untuk membuka outlet baru sebelum Ramadhan. Sebanyak 139 jenis makanan bersubsidi tersedia di enam pusat makanan di seluruh emirat. 

Sementara lebih dari 1.000 ton beras disiapkan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.  

Dilansir dari Khaleej Times, Senin (8/4), warga dapat mengakses layanan ini melalui Smart Hub Platform atau dengan mengunduh aplikasi seluler SmartPass untuk memanfaatkan layanan tersebut. 

Mereka harus membuka akun di platform Smart Pass terlebih dahulu, dan kemudian memilih layanan serta memilih barang makanan yang akan dibeli. Selanjutnya, pengguna membayarnya dan pergi ke pusat makanan yang terpilih untuk mengambil produk makanan tersebut. 

Namun, tidak perlu khawatir, warga juga bisa memilih layanan pengiriman ke rumah seandainya mereka tidak bisa pergi ke lokasi. Akan tetapi, mereka dikenakan biaya senilai 42 dirham untuk wilayah Abu Dhabi. 

Proses pembelian produk dengan platform digital ini dinilai sebagai layanan yang lebih memudahkan pengguna. Karena warga tidak perlu menunjukkan kartu identitas atau dokumen apapun, lantara semua data terhubung dengan sistem layanan pintar. 

Layanan platform digital ini pun tersedia sepanjang waktu dan tidak mengharuskan warga untuk mencetak tautan, tagihan, atau permintaan apapun. Semua proses terhubung dengan sistem dan pusat distribusi secara digital.  

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA