Monday, 18 Rajab 1440 / 25 March 2019

Monday, 18 Rajab 1440 / 25 March 2019

Pameran Pesan Islam Digelar di Oman

Kamis 14 Mar 2019 10:47 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Agung Sasongko

Muscat

Muscat

Foto: fr.wikipedia.org
Pameran Pesan Islam telah melakukan perjalanan ke lebih dari 35 negara

REPUBLIKA.CO.ID, MUSCAT -- Pameran Pesan Islam akan digelar di berbagai wilayah kesultanan Oman selama lima tahun ke depan. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Wakaf dan Urusan Agama (MARA) Oman bekerja sama dengan tim sukarelawan Fakhr al Watan.

Sebelumnya, Pameran Pesan Islam telah melakukan perjalanan ke lebih dari 35 negara di seluruh dunia. Kini, pameren demikian akan dihelat di berbagai wilayah di Oman. Pameran ini akan diadakan di kastil yang berbeda. Sebelumnya, pameran pertama sebagai bagian dari program ini telah digelar di wilayat Nakhal di Batinah Selatan dari 4-9 Maret lalu.

Direktur Pameran Pesan Islam di Oman sekaligus wakil presiden tim sukarela Fakhr al Watan, Eng Mariam Said al Amri, mengatakan bahwa tim Fakhr al-Watan yang memang mempresentasikan ide untuk menyelenggarakan Pameran Pesan Islam di kastil-kastil di berbagai gubernur Kesultanan Oman.

Kemudian, menurutnya, MARA menyambut gagasan tersebut dan selanjutnya mengambil alih manajemen proyek bekerja sama dengan tim. Sebelumnya, kata dia, pameran pertama diadakan di Benteng Nakbal selama enam hari. Ia mengatakan, pameran tersebut menyoroti pesan ko-eksistensi damai.

"Lebih dari 7.000 pengunjung dari berbagai negara menghadiri pameran di Nakhal. Pameran ini termasuk operet, Pesan Islam dan karya kaligrafi. Kami juga meluncurkan #actforTolerance melalui media sosial seperti Twitter dan Facebook," kata Eng Mariam, dilansir dari Muscat Daily, Kamis (14/3).

Ia menambahkan, berbagai pameran akan diadakan selama lima tahun ke depan sebagai bagian dari program tersebut di berbagai kegubernuran kesultanan Oman. Menurutnya, empat pameran akan diselenggarakan setiap tahunnya. Mereka juga berencana untuk mengadakan masing-masing pameran di setiap wilayat kesultanan.

"Saya berharap berbagai perusahaan dan lembaga mendukung acara nasional semacam ini untuk menyebarkan pesan toleransi," tambahnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA