Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Geliat Islam di Perth

Rabu 20 Feb 2019 08:08 WIB

Red: Agung Sasongko

Pemandangan di Swan River, salah satu sudut populer Kota Perth di Australia Barat.

Pemandangan di Swan River, salah satu sudut populer Kota Perth di Australia Barat.

Foto: EPA
Umat Islam dari seluruh penjuru dunia banyak menetap di Perth

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Kota Perth  merupakan ibu kota Australia bagian barat. Umat Muslim dari seluruh penjuru dunia yang eksis di kota yang menjadi melting pot ini.

Baca Juga

Banyak komunitas Muslim yang aktif melakukan berbagai aktivitas mulia di kota ini. Bahkan, di Perth kita bisa menemukan sekolah Islam yang berkembang dengan pesat hingga punya tiga buah kampus. Jumlah siswa yang belajar di sana pun cukup lumayan, ada sekitar 2.000 siswa.

Perth dikenal sebagai kota pelajarnya Australia. Berbagai siswa dari penjuru dunia datang ke kota ini untuk menimba ilmu. Ini berarti, dari semua penduduknya, anak muda punya andil dan mengambil porsi yang besar.

Salah satu kampus di Perth, yaitu Curtin University, memperlihatkan kehidupan antarbudaya dalam satu tempat ini. Selain berbagai perkumpulan dan organisasi mahasiswa lain, di sini juga ada komunitas bagi mahasiswa Muslim, namanya adalah Curtin Muslim Students Association (CMSA). Komunitas serupa juga bisa ditemukan di kampus lainnya yang ada di Perth.

Komunitas ini beranggotakan 3.500 mahasiswa Muslim yang sedang menuntut ilmu di kampus ini. Berbagai kegiatan positif pun dilakukan, baik dalam bidang keislaman, sosial, juga peningkatan kemampuan akademik. Komunitas ini bisa membantu mahasiswa Muslim dalam menjalan ibadahnya juga memberikan informasi tentang pemahaman Islam yang benar pada mahasiswa lainnya.

Ketika bulan puasa, umat Muslim di Perth berkumpul untuk menggelar acara buka bersama dan shalat Tarawih berjamaah. Semua Muslim, baik dari Indonesia, Timur Tengah, pakistan, dan lainnya saling menyumbangkan makanan untuk dimakan bersama dalam penuh keriaan.

Begitu juga, ketika Idul Fitri tiba. Umat Muslim di Perth tinggal memilih mau bergabung merayakan dengan komunitas mana, yang di kampus, bersama orang Timur Tengah, atau sesama Muslim di Indonesia.

Di Perth, juga digelar pengajian-pengajian rutin yang diselenggarakan Perkumpulan Pengajian Indonesia di Perth (PPIP). Mahasiswa Muslim dari Indonesia jumlahnya lumayan banyak, sehingga banyak sekali dilakukan berbagai kegiatan untuk mempererat tali silaturahim.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA