Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

UEA akan Segara Miliki Lagi Masjid Terbesar

Jumat 18 Jan 2019 21:33 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Masjid Sheikh Khalifah

Masjid Sheikh Khalifah

Foto: wikimedia
Masjid ini mengambil nama pimpinan tertinggi UEA Sheikh Khalifah bin Yazed Al Nahyan.

REPUBLIKA.CO.ID,  ABU DHABI – Kota Al Ain di Emirat Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), tengah bersiap diri meresmikan masjid baru di kota itu, yakni Masjid Sheikh Khalifa Bin Zayed Al Nahyan. 

Masjid Sheikh Khalifa Bin Zayed Al Nahyan atau dikenal dengan Masjid Agung Al Ain dan Masjid Sheikh Khalifa, saat ini tengah dalam proses pembangunan. Masjid ini mulai dibangun pada Desember 2013. 

Setelah rampung dan dibuka pada saatnya nanti, masjid ini akan menjadi masjid terbesar di kota Al Ain dan salah satu masjid terbesar di UEA. Masjid yang namanya diambil dari presiden UEA saat ini tersebut akan menjadi ikon arsitektur yang akan menambah nilai besar bagi ciri khas budaya, warisan, dan wisata di Al Ain.  

Dilansir di Gulf Today, Jumat (18/1), proyek pembangunan masjid ini dilakukan oleh Kementerian Urusan Presiden. Bangunan masjid dibedakan atas kubahnya, yang merupakan terbesar dari jenisnya karena menutupi seluruh area masjid. 

Dalam menyambut rampungnya masjid yang diperkirakan akan dibuka dalam beberapa bulan mendatang itu, landmark di jalan-jalan di sekitar masjid juga telah berubah. Area sekitar masjid dan jalan-jalan dipercantik dan dilakukan penghijauan. 

Pemerintah kota Al Ain saat ini tengah merekonstruksi area lalu lintas di sekitar masjid. Hal itu dilakukan dengan mengubah bundaran menjadi persimpangan modern yang diatur sinyal lalu lintas. 

Selain itu, disediakan titik masuk dan keluar bagi jamaah dan pengunjung. Pemerintah kota Al Ain juga merencanakan kembali penanaman pohon di jalan-jalan untuk mencerminkan keindahan masjid. 

Masjid Sheikh Khalifa Bin Zayed Al Nahyan memiliki luas 256.680 meter persegi. Luas bangunannya adalah 15.684 meter persegi. Bangunan masjid terdiri dari kubah, yang luasnya 4.417 meter persegi, dan empat menara setinggi 75 meter yang berasal dari menara Masjid Agung di Samarra yang dibentuk dengan visi modern.

Sementara itu, ada sebuah galeri yang dirancang dengan gaya Umayyah-Andalusia. Galeri itu ditempatkan mengelilingi halaman masjid, yang luasnya 7.660 meter persegi.

Masjid ini bisa menampung hingga 20.460 jemaah, termasuk 5.200 di tempat suci utama, 1.200 di ruang interior tertutup dan 14 ribu di halaman lapangan terbuka. Masjid tersebut juga memiliki ruang shalat dan ruang wudhu untuk wanita.

Diameter luar kubah masjid adalah 86 meter. Sedangkan diameter di dalam kubah (interior) adalah 75 meter, dan tinggi interiornya adalah 29 meter. Sekitar 75.390 meter persegi area hijau saat ini tengah dirancang dan ditanam. Selain itu, adapula fasilitas tempat parkir bagi jamaah yang saat ini sedang dipersiapkan.  

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA