Kamis 26 May 2022 16:45 WIB

RS Mata Wakaf Raih Penghargaan

RS Mata wakaf ini bisa menjadi rumah sakit rujukan penyakit mata se-Provinsi Banten.

Warga berjalan keluar usai melakukan pemeriksaan mata di Rumah Sakit (RS) Mata Achmad Wardi, Serang, Banten (13/10). Rumah Sakit (RS) Mata Achmad Wardi yang berdiri sejak Oktober 20217 ini merupakan RS hasil wakaf yang berdiri di Kota Serang, Banten. RS yang diinisiasi Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Dompet Dhuafa ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya manfaat ekonomi dan sosial. RS ini terus mengembangkan layanan-layanan baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Prayogi/Republika.
Foto: Prayogi/Republika
Warga berjalan keluar usai melakukan pemeriksaan mata di Rumah Sakit (RS) Mata Achmad Wardi, Serang, Banten (13/10). Rumah Sakit (RS) Mata Achmad Wardi yang berdiri sejak Oktober 20217 ini merupakan RS hasil wakaf yang berdiri di Kota Serang, Banten. RS yang diinisiasi Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Dompet Dhuafa ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya manfaat ekonomi dan sosial. RS ini terus mengembangkan layanan-layanan baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Prayogi/Republika.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah Sakit Mata Achmad Wardi Kota Serang, Banten, sebagai RS yang memberikan program sosial kepada masyarakat mendapat penghargaan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI)."Banyak program sosial yang diselenggarakan oleh RS Mata Achmad Wardi, mulai dari operasi katarak gratis, pemberian kacamata gratis, operasi retina, hingga glaukoma gratis untuk duafa," kata Direktur Utama (Dirut) RS Mata Achmad Wardi BWI DD Moh. Badrus Sholeh melalui keterangan tertulis diterima di Tangerang, Rabu (25/5).

Badrus Sholeh mengatakan bahwa masyarakat bisa merasakan itu bukan hanya warga Kota Serang, melainkan seluruh wilayah Indonesia bisa mendapatkan fasilitas tersebut. Dikatakan bahwa program pelayanan kesehatan mata yang diselenggarakan secara gratis tersebut dinilai andil dalam penyediaan pelayanan kesehatan mata yang berkualitas untuk seluruh masyarakat, khususnya di Banten dan sekitarnya.

Baca Juga

Selain itu, dengan berjalannya program RS berbasis wakaf itu merupakan adanya keterlibatan dan dukungan dari pemangku kepentingan dalam menambah kebermanfaatan secara luas."Dengan harapan, akan makin banyak masyarakat merasakan manfaat dari rumah sakit wakaf ini sehingga dapat membantu mengurangi prevalensi kebutaan di Indonesia," katanya.

Selama adanya dukungan dari banyak pihak, baik pemerintah maupun nonpemerintah, dia berharap RS Mata wakaf ini bisa menjadi rumah sakit rujukan penyakit mata se-Provinsi Banten pada tahun 2025.Sementara itu, Direktoran Kesehatan Dompet DhuafaErwin Muhtaruddin mengatakan bahwa keberadaan RS wakaf ini akan terus mengembangkan aset yang ada di RSAW sehingga masyarakat terbantu, khususnya duafa.

"Aset wakaf yang dimiliki Dompet Dhuafa cukup banyak, salah satunya dari RSAW yang bekerja sama dengan BWI untuk terus berikhtiar dalam membangun dan menambah kebermanfaatan dari aset wakaf ini," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement