Senin 28 Mar 2022 12:00 WIB

Masjid Baru Diresmikan di Bahrain

Bahrain resmikan masjid baru.

Rep: Rossi Handayani/ Red: Muhammad Hafil
 Masjid Baru Diresmikan di Bahrain. Foto: Masjid Fatima Al Houty di Kota Muharraq, Bahrain.
Foto: Bahrain News Agency
Masjid Baru Diresmikan di Bahrain. Foto: Masjid Fatima Al Houty di Kota Muharraq, Bahrain.

REPUBLIKA.CO.ID, MANAMA -- Sebuah masjid baru diresmikan di Bahrain, yakni Masjid Sharefa binti Ahmed Al-Mannai di Nuwaidrat pada Ahad (27/3).

Dilansir dari laman Bahrain News Agency pada Senin (28/3), Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa memberikan dukungan untuk melanjutkan pembangunan masjid di semua wilayah kerajaan dan juga sebagai arahan Putra Mahkota dan Perdana Menteri, Pangeran Salman bin Hamad Al Khalif. Dalam hal ini, Ketua Dewan Wakaf Sunni, Dr. Shaikh Rashid bin Mohammed bin Futtais Al-Hajeri, telah meresmikan Masjid Sharefa binti Ahmed Al-Mannai di Nuwaidrat.

Baca Juga

Dalam kesempatan ini beberapa ayat suci Alquran dibacakan. Kemudian Dr Syaikh Al-Hajeri menyampaikan pernyataan, di mana ia mengungkapkan rencana Direktorat Wakaf Sunni untuk membangun lebih banyak rumah ibadah di kerajaan dan membuka jalan bagi para donatur untuk berpartisipasi dalam pembangunan mereka. Dia menekankan bahwa Masjid merupakan tempat yang mempererat persaudaraan dan kohesi antar umat Islam.

Dia juga menyoroti kebajikan pengeluaran untuk masjid dan rekonstruksinya. Kemudian menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada keluarga Al-Mannai untuk membangun masjid.

Kemudian, Fawaz bin Mohammed Al-Manni menyampaikan pernyataan, di mana ia menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Ketua Dewan Wakaf Sunni atas upaya luar biasa dan peran penting dalam membangun masjid dan meningkatkan wakaf.

Adapun Masjid dirancang sesuai dengan gaya tradisional Bahrain, dicampur dengan modernitas dalam penggunaan teknologi konstruksi. Masjid Sharefa binti Ahmed Al-Mannai memiliki dua lantai berisi ruang shalat pria hingga 350 anggota, dan ruang shalat wanita hingga 40 anggota.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
كَانَ النَّاسُ اُمَّةً وَّاحِدَةً ۗ فَبَعَثَ اللّٰهُ النَّبِيّٖنَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ ۖ وَاَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيْمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ فِيْهِ اِلَّا الَّذِيْنَ اُوْتُوْهُ مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنٰتُ بَغْيًا ۢ بَيْنَهُمْ ۚ فَهَدَى اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ مِنَ الْحَقِّ بِاِذْنِهٖ ۗ وَاللّٰهُ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
Manusia itu (dahulunya) satu umat. Lalu Allah mengutus para nabi (untuk) menyampaikan kabar gembira dan peringatan. Dan diturunkan-Nya bersama mereka Kitab yang mengandung kebenaran, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Dan yang berselisih hanyalah orang-orang yang telah diberi (Kitab), setelah bukti-bukti yang nyata sampai kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka sendiri. Maka dengan kehendak-Nya, Allah memberi petunjuk kepada mereka yang beriman tentang kebenaran yang mereka perselisihkan. Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.

(QS. Al-Baqarah ayat 213)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement