Senin 05 Mar 2018 12:38 WIB

774 Warga Maluku Utara Daftar Operasi Katarak Gratis Baznas

Warga sudah melakukan screening calon pasien operasi katarak gratis pada Februari.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Gita Amanda
Seorang pasien menjalani operasi katarak (ilustrasi).
Foto: Antara/Wahyu Putro
Seorang pasien menjalani operasi katarak (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan menggelar operasi katarak gratis secara massal di Provinsi Maluku Utara pada 7-11 Maret 2018. Ratusan warga dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Maluku Utara sudah melakukan screening calon pasien operasi ketarak gratis pada akhir Februari lalu.

Direktur Rumah Sehat Baznas Indonesia (RSBI), Dokter Meizi Fachrizal Ahmad mengatakan, Baznas melalui RSBI telah berkoordinasi dengan Baznas Provinsi Maluku Utara, Baznas Kota Ternate, Rumah Zakat dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate. Semua sepakat Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Ternate akan dijadikan tempat operasi katarak gratis massal itu.

"Baznas telah menggelar screening calon pasien operasi ketarak massal di beberapa titik lokasi di Maluku Utara pada Rabu (28/2), ada 774 orang yang mendaftar sehingga melebihi target yang ditetapkan," kata Dokter Fachrizal melalui keterangan tertulis kepada Republika.co.id, Senin (5/3).

Dokter Fachrizal mengatakan, screening calon pasien operasi ketarak dilakukan di gedung Dhuafa Center, Puskesmas Jambula, Puskesmas Kalumata dan Rumah Sakit Bina Warga. Ratusan orang yang akan mengikuti operasi katarak gratis berasal dari Kota Ternate dan beberapa kabupaten di Provinsi Maluku Utara.

Ia menerangkan, proses screening calon pasien adalah tahapan pemeriksaan kornea mata untuk menentukan apakah memenuhi syarat atau tidak untuk dioperasi. Ada juga tes penglihatan dengan melihat huruf, pemeriksaan tekanan darah, pengambilan sampel gula darah dan sebagainya. Jika mereka lolos maka secara medis layak dioperasi

"Screening berlangsung selama tiga hari yakni 28 Februari - 2 Maret 2018, setelah diumumkan hasilnya maka tahapan operasi diadakan pada 7-11 Maret 2018," ujarnya.

Direktur Pendistribusian, Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Zakat Nasional dari Baznas, Mohammad Nasir Tajang mengatakan, kegiatan operasi katarak gratis diharapkan bisa membantu masyarakat tidak mampu. Sehingga mereka lebih berdaya dan produktif dalam menjalankan aktivitasnya dengan penglihatan yang baik.

"Maka produktivitas mereka diharapkan bisa semakin meningkat," ujarnya.

Operasi katarak gratis dilaksanakan sebagai lanjutan kerja sama Baznas dengan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) yang telah dilaksanakan di Provinsi Papua Barat. Kini Baznas menyiapkan anggaran Rp 738.350.000 untuk kegiatan operasi katarak gratis di Provinsi Maluku Utara.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement