Rabu, 8 Ramadhan 1439 / 23 Mei 2018

Rabu, 8 Ramadhan 1439 / 23 Mei 2018

Baznas Mataram Bantu Perbaikan Talud Akibat Longsor

Selasa 13 Februari 2018 17:30 WIB

Red: Gita Amanda

Longsor (Ilustrasi)

Longsor (Ilustrasi)

Foto: Antara/Fikri Yusuf
Talud mengalami longsor akibat hujan deras yang menyebabkan naiknya volume air.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Badan Amil Zakat Nasional Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), memberikan bantuan untuk perbaikan talud atau lereng di Lingkungan Kamasan. Talud mengalami longsor akibat hujan deras yang menyebabkan naiknya volume air Kali Jangkuk dan mengikis pinggir talud.

"Bantuan kami serahkan kepada kepala lingkungan berupa dana stimulan enam juta rupiah, untuk membuat tanggul sementara agar air tidak semakin mengikis tanah," kata Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mataram H Mahsar Malacca di Mataram, Selasa (13/2).

Dikatakan, kondisi talud yang longsor akibat hujan deras pada 31 Januari 2018, mengancam sekitar lima rumah di pinggir Kali Jangkuk Lingkungan Kamasan roboh. Sebab bagian bawah rumah mereka sudah terkikis air sungai.

"Jika terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi lagi, kami khawatir rumah warga akan roboh," katanya.

Menurutnya, pemberian bantuan dana stimulan untuk pembuatan talud sementara itu berdasarkan laporan dari aparat setempat. Sebab ini dinilai mendesak dan untuk kepentingan masyarakat.

"Dana yang kami himpun di Baznas memang tidak semua untuk kegiatan religius, tetapi membantu korban bencana alam juga menjadi bagian pendistribusian zakat, infak dan sedekah (ZIS)," katanya.

ZIS yang dihimpun Baznas bersumber dari gaji dan tunjangan kinerja daerah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Muslim di Kota Mataram. Sedangkan untuk anggota dewan baru dari gaji saja.

Dikatakan, ZIS yang dikeluarkan PNS melalui Baznas disalurkan kembali melalui berbagai program kemaslahatan umat. Ini terbagi dalam lima program, yakni Mataram Peduli, Mataram Sejahtera, Mataram Cerdas, Mataram Sehat, dan Mataram Takwa.

Dalam Program Mataram Peduli, katanya, diperuntukkan bagi kaum dhuafa berupa bantuan kepada fakir miskin, bedah rumah, santunan lansia dan bantuan bencana alam. Sedangkan Program Mataram Sejahtera adalah pemberian bantuan modal dan bantuan bergulir bagi usaha kecil, Mataram Cerdas berupa program beasiswa.

Untuk Mataram Sehat adalah bantuan bagi warga miskin yang memiliki penyakit berat dan membutuhkan penanganan darurat. "Sementara Program Mataram Takwa merupakan bantuan bagi marbot, guru mengaji, mualaf dan lainnya," sebutnya.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES