Selasa 17 Oct 2017 05:57 WIB

Renovasi Masjid Darurat di Cox's Bazar Bangladesh

Tim kemanusiaan Daarul Quran akan memperbaiki tempat-tempat ibadah di beberapa kamp pengungsian yang ada di Cox’s Bazar.
Foto: daarul quran
Tim kemanusiaan Daarul Quran akan memperbaiki tempat-tempat ibadah di beberapa kamp pengungsian yang ada di Cox’s Bazar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratusan ribu muslim Rohingya masih bertahan dari panasnya terik matahari, dinginnya angin malam dan hujan di kamp-kamp pengungsian di Cox’s Bazar, Bangladesh. Kantong-kantong pengungsian semakin terlihat padat, penuh dengan orang tua dan anak-anak. Bangunan yang digunakan untuk tinggal itu hanya menggunakan atap plastik beralas tanah, mereka hidup dengan fasilitas seadanya.

Begitu juga dengan tempat ibadah yang berdiri di kamp-kamp pengungsian, masih dengan atap plastik dan beralas terpal, muslim-muslim Rohingya melaksanakan salat wajib dan sunnah, mengaji, mendaras Alquran dengan sarana ala kadarnya.

Sebelumnya, tim kemanusiaan PPPA Daarul Quran telah membangun dapur umum dan mendistribusikan makanan berupa nasi briyani sebanyak 600 kotak serta memotong satu ekor sapi untuk para pengungsi di Kutupalong Camp. Musim hujan di Cox’s Bazar memberikan banyak tantangan bagi pengungsi di kamp ini. Mulai penyakit, sanitasi yang buruk sampai jalan yang licin dan berbahaya.  Selain logistik pangan, dibutuhkan selimut, terpal atap dan sarana ibadah.

Karenanya untuk memberikan kenyaman beribadah, tim kemanusiaan juga akan memperbaiki tempat-tempat ibadah di beberapa kamp pengungsian yang ada di Cox’s Bazar tersebut. Rencananya tim akan merenovasi masjid-masjid darurat. Ada tiga kamp yang menjadi fokus perbaikan masjid yakni Balu Khali Camp, Thainkali Camp dan Kutupalong Camp.

“InsyaAllah, masjid-masjid darurat ini akan menjadi masjid permanen di masing-masing kamp. Jadi masjid yang atapnya masih plastik kami ganti seng, yang alasnya masih tanah kami semen dan kami juga distribusikan sajadah, Alquran serta perlengkapan salat lainnya,” ujar Ketua Tim Kemanusiaan PPPA Daarul Quran untuk Rohingya, Jahidin, Senin (16/10).

General Manajer Program PPPA Daarul Quran ini mengatakan, timnya sudah membeli seng dan semen serta mendistribusikan logistik juga perlengkapan ibadah ke masing-masing kamp. “Renovasi masjid-masjid darurat ini akan kami sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kamp,” kata dia.

Jahidin menyampaikan ucapan terima kasih dari pengungsi Rohingya untuk para donatur di Indonesia yang telah mengamanahkan donasinya melalui PPPA Daarul Quran. “Mohon do’a agar masjid-masjid darurat yang akan kami renovasi berjalan dengan lancar. Semoga setiap bantuan dari seluruh jemaah dan donatur menjadi berkah, Aamiin,” harapnya.

Donasi #KitaBersamaRohingya dapat disalurkan melalui Rekening Kemanusiaan atas nama Yayasan Daarul Quran sebagai berikut : BCA    603-030-8059, CIMB Niaga Syariah 520-01-00384-006 dan Mandiri 101-00999-19993 atau klik https://s.id/BANTUROHINGYA

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement