Jumat , 13 Oktober 2017, 10:01 WIB

SMP Cendekia Baznas Ikuti Yogyakarta Championship

Red: Irwan Kelana
Dok SMP Cendekia Baznas
Siswa SMP Cendekia Baznas peserta Yogyakarta Championship 2017.
Siswa SMP Cendekia Baznas peserta Yogyakarta Championship 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Membangun karakter dan mengoptimalkan potensi menjadi visi seluruh keluarga besar SMP Cendekia Baznas, sekolah yang didanai dengan dana masyarakat melalui zakat. Visi inilah yang terus menjadi bagian dari aktivitas keseharian siswa, maupun tenaga pendidik di sekolah.

Siaran pers sekolah Cendekia Baznas yang diterima Republika.co.id, Jumat (13/10) menyebutkan, salah satu aktivitas rutin sekolah adalah pencak silat. Pencak silat menjadi pilihan karena merupakan warisan kepribadian budaya bangsa yang mengandung banyak unsur pembelajaran yang baik untuk mencetak genarasi penerus bangsa yang sehat jasmani dan rohani.
 
“Tidak sekedar berlatih, siswa dan guru pembina juga membina kerja sama dengan berbagai jaringan untuk bersilaturahim mengoptimalkan potensi yang dimiliki,” kata Kepala SMP Cendekia Baznas  Sri Nurhidayah.

Kamis 12/10,  tim SMP Cendekia Baznas  menuju Yogyakarta untuk mengikuti Yogyakarta Championship 2017, ajang Pencak Silat Nasional yang diadakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia dan Kemenpora RI, 14-15 Oktober 2017 di Gedung Sportorium UMY.  Para siswa SMP Cendekia Baznas yang menjadi atlet pencak silat adalah Mhd. Ferdiansyah  (asal Bogor),  Baharudin Bao  (asal Alor NTT), Baharudin Laka  (asal Alor), Syaifullah M.Boli  (asal Alor),   Ujang Ari  (asal Sukabumi),  dan Ridwan  (asal Sukabumi).

Selain enam siswa, salah seorang pembina asrama , Heri Kiswanto juga mengikuti lomba untuk kategori Fight kelas C Dewasa 55-60 kg. Seorang pembina asrama  Aiman iltizam Al Haq menjadi manajer untuk tim.

Sri Nurhidayah mengemukakan, aktivitas di Yogyakarta ini menjadi momentum  penting bagi sekolah untuk membantu siswa menemukenali minat dan bakat mereka, sementara bagi tenaga pendidik akan menjadi tantangan untuk terus mengembangkan diri.

SMP Cendekia Baznas berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Sebagai sekolah yang dibiayai dana masyarakat, SMP Cendekia Baznas berkewajiban mengoptimalkan setiap rupiah dana yang dikeluarkan sekolah untuk  dapat menjadi pembelajaran bersama masyarakat.

“Visi sekolah  Cendekia Baznas akan terus menjadi panduan aktivitas untuk melahirkan kebajikan dari dana zakat,” tutur Ahmad Kamaludin Afif, penanggung jawab kurikulum dan kesiswaan SMP Cendekia.