Kamis , 12 October 2017, 05:57 WIB

Jelang Wisuda Akbar 8, Indonesia Kedatangan Imam Timur Tengah

Red: Budi Raharjo
Daqu
Syeikh Abdurrahman al-Ausy (kiri)
Syeikh Abdurrahman al-Ausy (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Gema shalawat badar yang disenandungkan ribuan santri Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an, Ketapang, Tangerang, menyambut kedatangan syeikh Abdurrahman al-Ausy, imam sekaligus pakar Alquran asal Timur Tengah, Rabu (11/10).

Disambut langsung oleh KH Yusuf Mansur dan assatidz Daarul Qur’an lainnya, Syeikh Al-Ausy, terlebih dahulu diajak menengok Markaz I’dad Muallimi Al-Qur’an Al-karim Wal Ijazah bi Sanad atau Pusat Pengaderan Pengajar Al-Qur’an Al-Karim dan Ijazah Sanad, yang berada dia areal Masjid Nabawi, Ponpes Daqu.

Dihadapan santri Syeikh Al-Ausy, mengucapkan terima kasih dan rasa syukur kepada keluarga besar Daarul Qur’an khususnya KH Yusuf Mansur yang telah memberikan sambutan yang hangat baginya.

Dalam kesempatan tersebut ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pengajar wanita yang ia lihat saat memasuki pondok pesantren. Baginya para wanita adalah madrasah kehidupan di mana jika seorang perempuan atau ibu mendidik anak-anak dengan baik maka dapat membangun peradaban yang baik.

Ini merupakan kunjungan Syeikh al-Ausy yang kedua di Indonesia. Sebelumnya imam masjid Al Ikhlas dan Alkhobar di Qornich City, Arab Saudi, yang juga dikenal sebagai Doktor Al-Quran ini pernah berkunjung ke Indonesia pada tahun 2016 lalu.

Kedatangan imam kelahiran 5 Agustus 1980 ini dalam rangkaian Wisuda Akbar Penghafal Al-quran 8 yang akan dihelat serentak di 12 Provinsi dan 15 negara pada 22 Oktober 2017 nanti. Sebelumnya Syeikh Ausy akan melakukan kunjungan ke beberapa daerah seperti Lombok Tengah, Makassar, Jogjakarta, Bandung dan lainnya.

Wisuda Akbar 8 menjadi salah satu momentum syiar quran ke penjuru dunia dan Anda dapat menjadi bagian dakwah Quran ini dengan donasi melalui rekening BCA 6030308041 atau melalui link https://s.id/DUKUNGWA15NEGARA