Sabtu , 23 September 2017, 10:37 WIB

Koperasi Benteng Mikro Serahkan Donasi Cinta untuk Rohingya

Red: Gita Amanda
Dokumen PKPU HI
Kopsyah BMI serahkan bantuan Donasi Cinta untuk Rohingya melalui PKPU Human Initiative.
Kopsyah BMI serahkan bantuan Donasi Cinta untuk Rohingya melalui PKPU Human Initiative.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Prinsip gotong-royong tidak hanya berlaku untuk membantu karyawan dan anggota, Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI). Mereka juga mewujudkan hal tersebut untuk menolong saudara Muslim Rohingya.

Sebagai wujud kepedulian terhadap korban kemanusiaan di Myanmar tersebut, Presiden Direktur Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia, Kamaruddin Batubara, menyerahkan Donasi Cinta untuk Rohingya kepada Lembaga Kemanusiaan PKPU Human Initiative, Jumat (22/9). Donasi diterima secara simbolis oleh Sumarna sebagai salah satu anggota tim kemanusiaan PKPU-HI untuk Rohingya.

Total donasi senilai Rp 50 juta terkumpul atas kepedulian karyawan dan anggota Kopsyah BMI untuk mengurangi duka Muslim Rohingya di Myanmar. "Donasi tersebut hasil urunan karyawan dan anggota. Kami gotong royong mengumpulkan bantuan untuk membantu mereka yang saat ini sedang menderita," ujar Kamaruddin.

Ia berharap donasi tersebut dapat memaksimalkan program-program kemanuasiaan yang dilakukan oleh PKPU Human Initiative untuk Muslim Rohingya. Kamaruddin mengaku tertarik dengan program PKPU untuk Myanmar, terutama terkait pengadaan tenaga medis dan tenaga pengajar yang berasal dari Rohingya. Juga pelatihan-pelatihan untuk mereka.

"Program PKPU tidak hanya membantu mereka sesaat, tetapi berkelanjutan," ujarnya.

Sementara Tim Kemanusiaan PKPU HI, Sumarna mengapresiasi kepedulian yang berikan oleh Kopsyah Benteng Mikro Indonesia sebagai wujud menjunjung tinggi nilai keimanan dan kemanusiaan. "Terimakasih atas kepedulian karyawan dan anggota Kopsyah Benteng Mikro Indonesia. Kami akan menyalurkan bantuan ini melalui program-program yang menyentuh berbagai aspek, baik kebutuhan pokok, perlindungan, kesehatan, ekonomi, sampai pendidikan dan jalur diplomasi,” ujar salah satu Manager PKPU-HI tersebut melalui siaran pers.

Adapun beberapa aksi nyata yang telah dilakukan adalah penyaluran bantuan makanan, penyediaan toilet dan pompa sumur, pembangunan 55 shelter (rumah pengungsian), klinik dan sekolah. Sampai saat ini, PKPU Human Initiative bergerak bersama Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM) dalam program HASCO (Humanitarian Assistance for Sustainable) untuk terus mengawal perkembangan krisis di Myanmar.