Senin , 11 September 2017, 22:06 WIB

PPPA Daarul Quran akan Kirim Tim Kemanusiaan ke Myanmar

Red: Dwi Murdaningsih
ist
Kondisi Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine.
Kondisi Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tragedi kemanusiaan yang terjadi di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, mengundang keprihatinan dunia termasuk masyarakat Indonesia. Ratusan muslim Rohingya baik anak-anak maupun orang tua menjadi korban sebab krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar. Puluhan ribu orang melarikan diri untuk mengungsi ke sejumlah negara terdekat salah satunya Bangladesh.

Peristiwa ini mengundang banyak reaksi seperti penggalangan dana, aksi damai hingga pengiriman tim kemanusiaan. Untuk membantu saudara-saudara muslim Rohingya, PPPA Daarul Qur’an bekerjasama dengan jaringan lokal di Bagladesh akan mengirim tim kemanusiaan berupa tim medis sekaligus menyalurkan bantuan yang dibutuhkan para pengungsi. Direktur Eksekutif PPPA Daarul Qur’an Tarmizi As Shidiq mengatakan, saat ini lembaganya sedang mempersiapkan perizinan untuk bisa masuk ke tempat-tempat pengungsian di Bangladesh.

Bila tak ada halangan perizinan, tim direncanakan berangkat pada pekan ketiga bulan September ini. PPPA Daarul Qur'an juga akan bekerja sama dengan sejumlah organisasi non pemerintah di Indonesia. “Kerja sama dan persatuan ini sangat penting untuk membantu Rohingya. Semoga dalam waktu cepat PPPA bisa memberangkatkan tim ke sana,” ucapnya.

Bantuan logistik, medis dan trauma healing akan diberikan kepada saudara muslim Rohingya sebagai tahap awal. Ke depan kata Tarmizi, PPPA Daarul Quran akan menyelenggarakan  program jangka panjang seperti pendampingan melalui dakwah Alquran. 

“Karena memang itu ciri khasnya PPPA, menyelipkan nilai-nilai tahfizhul Alquran di setiap gerakan dakwahnya,” ujarnya.

Tarmizi pun mengajak kaum muslim di Indonesia untuk tidak lupa mendoakan saudara-saudara muslim di Rohingya agar tragedi kemanusiaan yang tengah terjadi ini bisa cepat selesai dan mereka bisa kembali ke rumah masing-masing.

“Selain kita memberikan bantuan berupa donasi kita juga jangan lupakan saudara-saudara kita dalam doa. Karena doa merupakan salah satu senjata umat Islam," kata dia.