Jumat , 21 April 2017, 14:03 WIB

22 Mahasiswa NTB Ikuti Program SKSS

Red: Agung Sasongko
Baznas
Baznas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, tahun ini mengakomodasi 22 mahasiswa miskin berperstasi mendapatkan bantuan program satu keluarga satu sarjana (SKSS). 

"Program SKSS saat ini sudah masuk tahun ke dua, dan 22 mahasiswa itu ada yang kuliah di Universitas Mataram dan Universitas Islam Negeri Mataram," kata Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mataram H Mahsar Malacca di Mataram, Kamis.

Ia mengatakan, total anggaran yang disiapkan Baznas untuk program SKSS ini sebesar Rp55.450.000 per semester yang bersumber dari zakat, infak dan sedekah (ZIS) Baznas Kota Mataram.

Menurutnya, mahasiswa yang berhak menjadi sasaran program SKSS ini adalah mahasiswa miskin yang dibuktikan dengan memiliki kartu BPJS kesehatan penerima bantuan iuran (PBI), warga Kota Mataram yang dibuktikan dengan KTP, dan memiliki indeks prestasi (IP) di atas angka tiga.

"Mahasiswa yang memiliki kriteria tersebut, boleh datang langsung ke kami untuk mengajukan permohonan program SKSS," katanya.

Dikatakan, program SKSS ini merupakaan salah satu program penyaluran zakat menuju Mataram cerdas untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat sekaligus meningkatan kualitas pendidikan.

Selain SKSS, program Mataram cerdas juga memberikan bantuan kepada siswan tidak mampu tapi memiliki prestasi baik, dengan harapan siswa tersebut bisa melanjutkan sekolahnya sampai selesai.

"Bantuan pendidikan bagi siswa miskin berprestasi sebesar Rp162.500.000, dengan jumlah siswa 251 orang. Rinciannya 106 orang untuk tingkat SMA/SMK dan 145 orang untuk tingkat SMP/MTs," sebutnya.

Dia berharap, melalui program Mataram cerdas, para generasi muda penerus bangsa menjadi bangsa yang cerdas dan memiliki ilmu pengetahuan luas demi kemajuan Kota Mataram.

Program tersebut, tambahnya, sesuai dengan visi Kota Mataram yaitu terwujudnya Kota Mataram yang maju, religus dan berbudaya.

Sumber : Antara