Jumat , 17 March 2017, 07:55 WIB

Dompet Dhuafa Resmikan Pos Sehat Bindu Penyakit tidak Menular

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Winda Destiana Putri
Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dompet Dhuafa dan Kementerian Kesehatan hari ini meresmikan Pos Sehat Pembinaan Terpadu (Bindu) Penyakit Tidak Menular (PTM). Ini merupakan bentuk pencegahan dan edukasi bagi masyarakat demi mencegah perkembangan penyakit tidak menular.

Direktur Utama Dompet Dhuafa (DD), Imam Rulyawan mengatakan, ini merupakan wujud misi DD untuk melayani, memberdayakan dan membela kaum dhuafa. Pasalnya, tren penyakit kaum dhuafa untuk penyakit tidak menular memang cenderung mengalami peningkatan. "Ini jadi peringatan kalau program pencegahan harus lebih digalakan karena sudah jadi masalah para penerima manfaat DD, dan memang yang terbaik mencegah daripada mengobati," kata Imam kepada Republika, Kamis (16/3).

Ia berharap dana zakat, infaq dan sodaqoh yang dikumpulkan DD dan diperuntukkan untuk program ini, dapat dipakai untuk lebih bisa menekan biaya pengobatan masyarakat. Sebab, jika tidak, mereka yang sudah miskin tentu akan lebih miskin lagi karena pengobatan.

Imam menilai, lewat edukasi seperti ini, masyarakat dapat memiliki pemahaman tentang pentingnya gaya hidup sehat, setidaknya demi menghindari biaya pengobatan berproporsi besar. Dari data, jantung dan diabetes menempati urutan tertinggi dan jadi ancaman serius. "Kita ingin promosikan gerakan hidup sehat, berharap implementasi ini dapat mendapat masukan agar dampak panjangnya terjadi perubahan menurunnya penyakit tidak menular," ujar Imam.

Pos Sehat Bindu PTM ini juga jadi kelanjutan dari Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa. LKC sudah tersebar ke 12 kota seperti Aceh, Palembang, Kupang, Rorotan, Sukabumi, Purwakarta, Makassar, Ciputat, Yogya, Jayapura, Bekasi Kota dan Kabupaten.