Rabu 12 Jun 2013 18:57 WIB

338 Calhaj Riau Tak Lunasi BPIH

Jamaah haji Indonesia di Bandara Amir Muhammad, Madinah,Arab Saudi.
Foto: Republika/Natalia Endah Hapsari
Jamaah haji Indonesia di Bandara Amir Muhammad, Madinah,Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID,PEKANBARU--Kepala Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji, Kantor Kementerian Agama Riau Devizon mengatakan bahwa sebanyak 338 calon haji asal daerah itu belum melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2013 sehingga mereka dipastikan batal berangkat.

"Artinya bagi 338 calon haji yang tidak melunasi hingga batas waktu ditentukan (12/6) itu, maka akan dimasukkan ke daftar tunggu pemberangkatan tahun depan," kata Devizon di Pekanbaru, Rabu.

Ia mengatakan bahwa Kementerian Agama telah menetapkan bahwa tanggal 22 Mei hingga 12 Juni adalah tenggang waktu pelunasan BPIH 2013.

Devizon menyebutkan hingga sekarang sebanyak 4.431 calon sudah melunasi BPIH --dari 4.769 yang berhak melunasi BPIH-- itu, sedangkan yang 338 orang lagi batal diberangkatkan dalam Musim Haji 2013. Mereka terpaksa menunggu tahun berikutnya.

Menurut Devizon, tempat calon haji yang tidak melunasi BPIH hingga batas waktu penutupan akan diisi calon lain yang pendaftarannya dibuka mulai 18 hingga 26 Juni. "Kesempatan pada 18-26 Juni 2013 diprioritaskan bagi pendaftar sampai 7 Januari 2013," katanya.

Kesempatan juga diberikan pada calon haji suami istri yang terpisah akibat sistem. Selain itu juga diprioritaskan pada anak yang terpisah dengan orang tua mereka.

Ia mengimbau calon haji yang sudah melunasi BPIH segera melapor ke Kantor Kementerian Agama di kabupaten/kota untuk pembuatan paspor paling lambat tiga hari setelah pelunasan.

"Hal ini penting, walaupun sudah melunasi BPIH, tidak ada paspor juga mereka tidak bisa berangkat. Hingga saat ini calon haji yang sudah melapor baru tercatat sekitar 50 persen," katanya.

Sementara itu, pemberangkatan ke Arab Saudi dijadwalkan 10 September 2013, karena pada 9 September calon haji baru masuk asrama haji, katanya.

"Tiga bulan lagi jadwal keberangkatan calon haji akan ditentukan, karena harus menyeselsaikan seluruh proses pelunasan dan selanjutnya baru menyusun kloter dan rapat pemantapan jadwal," katanya.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement