Ahad , 03 Desember 2017, 01:09 WIB

Sebuah Warung Kopi di Kudus Dapat Suntikan Dana Rumah Zakat

Red: Gita Amanda
Rumah Zakat
Warung Kopi Pak Roni.
Warung Kopi Pak Roni.

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS -- Sebagai lembaga zakat Nasional Rumah Zakat telah menerapkan sistem penyaluran dana Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) dari para Donatur dalam bentuk pemberdayaan yang berbasis desa. Sehingga targetnya adalah mewujudkan kemandirian masyarakat Desa Berdaya, yang pada akhirnya mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa tersebut.

Sehubungan dengan hal itu, Fasilitator Desa berdaya Singocandi terus bekerja keras untuk melaksanakan program-program yang telah direncanakan. Salah satunya adalah program pemberdayaan kemandirian  Ekonomi Masyarakat Desa Singocandi.

Fasilitator Desa berdaya Singocandi Ikhwan, menyalurkan bantuan modal bergulir kepada Pak Roni pemilik warung Kopi di RT 4/1 Desa Singocandi pada Rabu (27/11) lalu. Pak Roni sudah merintis usaha warung itu sejak tahun 2014, namun usahanya masih belum bisa berkembang dengan baik. Sehingga Relawan Inspirasi tergerak untuk melakukan  pendampingan yang dimulai dengan pemberian bantuan modal bergulir.

"Saya berterima kasih kepada Rumah Zakat karena telah berkomitmen membantu pemdampingan pada usaha saya, semoga dengan adanya pendampingan dari Rumah Zakat warung saya semakin rame," ujar Pak Roni.

Pak Roni mendapatkan pinjaman bergulir sebesar Rp 1.500.000 yang rencananya digunakan untuk tambahan modal dan memperbaiki fasilitas warung. Ini dilakukan untuk menambah kenyamanan bagi para konsumennya.