Senin , 17 April 2017, 14:06 WIB

Julie Rudy: Mum, Aku Ingin Menjadi Muslim

Red: Agung Sasongko
courtesy onislam.net
Mualaf (ilustrasi)
Mualaf (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- “Saya bertemu Saleh Rudy di sebuah pusat perbelanjaan di Minnesota. Dari pertemuan yang tak disengaja, kemudian berlanjut pertemuannya dengan ibuku dalam sebuah makan malam. Dia berasal dari budaya, agama, bahasa, dan segala sesuatu yang berbeda. Namun, ibu saya hanya mengatakan, 'Dia sangat cocok untukmu',” ujar Julie Rudy mengawali awal mula perjalanannya menuju hidayah.

Ya, dari Saleh Rudy yang kemudian menjadi suaminya itulah, Julie mengenal Islam. Dalam waktu singkat, dia memilih memeluk Islam. Jalan menuju Islam bagi Julie sangat mulus. Ia mendapat teman Muslimah, kemudian ibu dan keluarganya pun menerimanya sebagai seorang mualaf.

Tak ada hambatan ataupun tantangan, kecuali dari dalam dirinya. Tentu saja, ia mendapati hidayah dari sang suami, namun ia ingin menjalankan Islam dari hati. Mudah bagi Julie saat menuju jalan Islam, namun ia berusaha keras saat menapaki jalan lurus dan tetap istiqamah.

Julie merupakan warga Amerika dari ayah berkebangsan Jerman dan ibu Norwegia. Sejak kecil, ia tak mengenal apa itu Islam dan tak pernah mengenal seorang Muslim pun. Pasalnya, ia dibesarkan di sebuah kota kecil berpenduduk 1.500 orang dengan 13 gereja dan sinagog. Tak ada satu pun masjid dan tak ada satu pun Muslim di sana.

Hingga menjelang dewasa, Julie kuliah kemudian bekerja di Universitas Minnesota. Di sana, ia baru mengenal seorang Muslim. Namun, ia enggan bercakap dengan mereka karena minimnya pengetahuan Julie tentang mereka.

“Karena aku dibesarkan di sebuah kota kecil dan tak ada Muslim di sana, aku tak tahu apa-apa tentang Islam. Aku dikelilingi oleh orang-orang Kristen. Tapi, kemudian saat pergi ke University of Minnesota, aku bertemu beberapa Muslim di sana. Aku tidak tahu apa-apa tentang mereka dan amat malu untuk berbincang dengan mereka,” ujarnya, dalam sebuah program televisi Algeria “They Choose Islam” via Youtube.