Selasa 01 Mar 2016 18:08 WIB

Santri Mualaf 'Ngopi Subuh' Bareng Ustaz Orange

Santri Pesantren Mualaf Annaba Center
Santri Pesantren Mualaf Annaba Center

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA --  Pagi yang sejuk, suasana yang sangat hening dan begitu tenang untuk menjalankan ibadah. Para santri mualaf seperti biasa menjalankan aktifitas mereka mulai dari menjelang subuh hingga jam sekolah formal tiba.  

Kegiatan shalat subuh berjamaah, membaca doa al ma’tsurat dan mengaji al-Quran menjadi rutinitas pagi yang tak terlewatkan. Semua santri berkumpul di mushala tanpa ada yang keluar ruangan sampai kegiatan rutinitas pagi selesai dilaksanakan.

 

Tepat pukul 05.15, usai membaca doa al ma’tsurat, tiba-tiba seluruh santri dan ustadz yang mendampingi mereka terkejut ketika ada salah seorang dari santri Annaba Center mempersilahkan seorang ustadz untuk memberikan tausiah kepada seluruh Jemaah pesantren yang ada di mushala.

Beliau tidak lain dan tidak bukan adalah ustaz Narlis yang lebih dikenal sebagai ustadz Orange Indonesia. Sungguh merupakan sebuah rezeki yang berharga karena pesantren putra Annaba Center Indonesia didatangi oleh ustadz yang menjadikan warna orange sebagai icon dalam setiap jalan dakwahnya itu.

Tausyiah singkat pun disampaikan oleh beliau sebagai salah satu bentuk sharing ilmu kepada para Jemaah subuh yang ada di mushala. Bertemakan pengendalian diri dari sikap sombong serta berbakti kepada orang tua, tausiah yang disampaikan pun mendapat perhatian serius dari Jemaah yang mendengarkan.

Meski berjalan serius, tapi tidak jarang pula sesekali Jamaah tertawa karena dalam tausiah tersebut ustaz Orange juga memberikan candaan agar dakwah yang disampaikan tidak monoton dan mudah dicerna. Sedikit namun padat, suguhan materi tausiah yang disuguhkan oleh ustadz Orange membuat Jemaah yang mendengarkan menganggukkan kepala sebagai pertanda setuju dengan apa yang telah diutarakan oleh beliau.

“Rasulullah Saw. berpesan kepada kita agar senantiasa berbakti kepada kedua orang tua. Dan berbakti kepada ibu adalah yang paling utama dari ayah karena Rasul Saw. ketika ditanya oleh sahabat tentang siapa yang lebih utama, diantara kedua orang tua, kita harus berbakti? Jawab Rasul Saw. adalah ibumu sebanyak tiga kali baru kemudian ayahmu.”, jelas beliau sambil membacakan sebuah hadis Nabi SAW.

 

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 06.00 WIB, tausyiah singkat pun usai diberikan. Para santri kembali melakukan aktifitas masing-masing. Ada yang membersihkan kamar, mempersiapkan sarapan, dan ada juga yang bergegas berangkat menuju sekolah mereka. Usai tausiah, ustaz Ozi Setiadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada ustadz Orange karena telah memberikan tausiahnya.

Hal ini sangat penting dan tentunya bermanfaat tidak hanya bagi santri, melainkan juga para ustaz yang turut mendengarkan. “Jazakallah ustadz Orange atas suguhan tausiahnya. Mudah-mudahan kegiatan “ngopi” ini bisa sering-sering dilakukan dan tentunya kami sangat berharap ustadz Orange dapat membagi ilmu dalam kegiatan “ngopi” subuh ini.”, tutup beliau yang mempersingkat kalimat “ngobrol perkara iman” di subuh hari itu dengan “ngopi subuh”.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement