Jumat , 05 May 2017, 17:24 WIB

Band Wali Pantang Tolak Permintaan Guru

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Indira Rezkisari
Republika/Agung Supri
Band Wali
Band Wali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di hadapan ratusan santri Pondok Pesantren La Tansa, Wali Band ikut bersama KH Adrian Mafatihullah Kariem dalam bedah buku Lepas Dari Lapas Hidup. Bagi Wali, sebuah kehormatan bisa mendampingi guru mereka.

Gitaris Wali, Apoy, mengungkapkan, dua personil Wali adalah lulusan pesantren La Tansa. Prestasi Wali dari anugerah musik Asia Tenggara dan Indonesia datang dari hasil pendidikan pesantren.

''Saat kami diundang Kiai Adrian, terlarang bagi kami menolak mendampingi. Sampai kapanpun kami tetap santri beliau dan tidak rela kehilangan berkah karena guru kami tidak ridha,'' ungkap Apoy di panggung utama Islamic Book Fair di Balai Sidang Jakarta, Jumat (5/5).

Band Wali mendampingi KH Adrian Mafatihullah dalam bedah buku Lepas Dari Lapas Hidup yang diterbitkan Republika Penerbit. Bedah buku ini tak hanya dihadiri ratusan santri Pesantren La Tansa, tapi juga pengunjung IBF.