Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

Keluarga Ada yang Sakit? Ikutilah Langkah Rasulullah SAW Berikut

Selasa 11 April 2017 21:26 WIB

Red: Nasih Nasrullah

Ruqyah Syar'iyyah

Ruqyah Syar'iyyah

Foto: antara

REPUBLIKA.CO.ID, Rasulullah SAW memiliki cara yang sangat khas untuk mengobati keluarganya yang sedang sakit. Termasuk mengambil langkah-langkah nonfisik yaitu dengan cara membacakan doa-doa khusus dengan teknik-teknik yang khusus pula. 

Sayid Muhammad bin al-Alawy al-Maliki al-Hasani dalam kitabnya yang berjudul Abwab al-Farah membeberkan langkah yang diambil Rasulullah menyikapi anggota keluarganya yang sakit. Anas bin Malik dalam riwayat yang dinukilkan Imam Bukhari, mengisahkan ketika itu Tsabit mengeluhkan sakit kepada Anas. 

Anas yang telah lama menjadi abdi ndalem keluarga Rasulullah mengatakan apakah Tsabit berkenan dibacakan doa khusus (rukiyah) yang pernah dibaca Rasulullah untuk orang sakit? Tsabit mengiyakan. 

Anas menukilkan bacaan Rasulullah tersebut, yaitu: "Allahumma Rabbinnasa Mudzhibal ba’sa isyfi anta as-Syafi, la syafiya illa Anta Syifa’an la yughadiru saqman.”

Bagaimana dengan teknik khusus yang dimaksud? Dalam riwayat lain yang dinukilkan dari Aisyah RA, selain membacakan doa tersebut, Rasulullah tiap kali mendoakan anggota keluarganya yang tengah sakit, lalu mengusap kepala orang yang sakit dengan tangan kanannya.

Di riwayat lain juga dijelaskan, Rasulullah tidak hanya mencontohkan agar mengusap kelapa orang yang sakit, tetapi juga menyentuh bagian anggota tubuh yang sedang bermasalah lalu membacakan doa-doa khusus. 

Suatu ketika, Utsman bin Abi al-Ash mengeluh sakit di badannya yang tak kunjung sakit sejak ia masuk Islam. Lalu Rasul meminta Utsman meletakkan tangannya tepat di atas bagian tubuh yang sakit kemudian mengucapkan basmalah tiga kali dan doa: "Audzu bi’izzatillahi wa qudratihi min syarri ma ajid wa uhadzir.”

Ulama juga menjelaskan teknik lain usai membaca doa-doa untuk orang sakit. Hendaknya, kata Qadi ‘Iyadh, setelah dia membaca bacaan tertentu segera meniup-niupkan atau menghembuskan nafas ke arah pasien. Ini tak lain adalah mencari efek udara yang telah dipengaruhi oleh doa dan kalimat-kalimat atau asma-asma Allah SWT yang agung.   

 

  

   

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Kondisi Setelah Putusnya Jembatan Sunut

Jumat , 23 February 2018, 15:00 WIB