Sabtu 21 Apr 2018 16:59 WIB

NTB Matangkan Persiapan Pesona Khazanah Ramadhan

Keempat imam besar itu akan mengimami shalat tarawih di Masjid Hubbul Wathan.

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Agus Yulianto
Warga menghadiri pembukaan Pesona Khazanah Ramadhan 2017 di Islamic Center, Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (Ilustrasi)
Foto: Tahta Aidilla/Republika
Warga menghadiri pembukaan Pesona Khazanah Ramadhan 2017 di Islamic Center, Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menyelenggarakan ajang Pesona Khazanah Ramadhan (PKR) pada bulan suci Ramadhan tahun ini. Ajang PKR yang memasuki tahun kedua akan menghadirkan dua imam besar asal Mesir, satu imam besar dari Maroko, dan satu imam besar berkebangsaan Yordania.

 

Panitia PKR Fauzan Zakaria mengataka,n kegiatan ini untuk mengisi aktivitas bulan puasa di Lombok. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pariwisata Islami Indonesia (APII) mengatakan, keempat imam besar negara Timur Tengah ini akan mengimami shalat tarawih di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center NTB selama Ramadhan berlangsung hingga mengimami shalat idhul fitri.

 

"Kami ingin menghadirkan sensasi bulan suci Ramadhan serasa di Mekah Al Mukarromah dengan menghadirkan imam-imam besar dari tiga negara. Secara tidak langsung kami juga mengundang umat Muslim di seluruh nusantara untuk hadir di Lombok selama Ramadhan nanti," unar Fauzan saat meninjau venue perhelatan agenda Pesona Khazanah Ramadhan, Sabtu (21/4).

 

Selain imam besar dari tiga negara itu, Fauzan yang juga lulusan Universitas Al Azhar akan mengundang Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai salah satu penceramah dalam rangkaian kegiatan PKR#2 dan para ulama lainnya. "Ustadz Abdul Somad kita minta menjadi penceramah pada peringatan Nuzulul Quran dalam kemasan acara Tabligh Akbar," lanjut Fauzan.

 

Fauzan menambahkan, PKR 2018 tahun ini juga akan menghadirkan sejumlah Qori internasional pada bulan turunnya Alquran nanti. "Kami ingin memberi nuansa berbeda untuk agenda PKR kali ini agar berbeda dengan tahun lalu. Kami ingin menghadirkan lebih banyak tamu dan ulama, agar di bulan Ramadhan nanti, tidak ada istilah low season untuk pariwisata Lombok Sumbawa," ucap Fauzan.

 

Agenda Pesona Khazanah Ramadhan juga akan diramaikan dengan kegiatan tambahan berupa bazaar, pameran buku dan berbagai prodak khas Lombok Sumbawa. Ada juga bazar paket wisata dengan melibatkan pelaku asosiasi yang ada di NTB dan nusantara.

 

Untuk memberi kesan lebih mendunia, Fauzan mengaku, tengah berupaya melakukan komunikasi dengan sejumlah media besar Timur Tengah untuk datang meliput acara ini. "Semaksimal mungkin kami akan berusaha agar gaung pesona khazanah ramadhan ini bisa lebih dikenal secara internasional. Dampak yang paling penting adalah Pesona Khazanah Ramadhan mampu memberikan dampak spiritualitas yang menjadi ciri wisata halal Lombok Sumbawa," kata dia.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement