Friday, 11 Sya'ban 1439 / 27 April 2018

Friday, 11 Sya'ban 1439 / 27 April 2018

Pakar Alquran: Hati-Hati Gunakan Ayat Alquran

Selasa 17 April 2018 20:27 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Agus Yulianto

KH Ahsin Sakho Muhammad

KH Ahsin Sakho Muhammad

Foto: Agung Supriyanto Republika
Konteks partai Indonesia sulit dipadankan dengan golongan yang ada dalam Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politisi Indonesia diminta berhati-hati dalam menggunakan ayat-ayat dalam Alquran. Pakar Alquran Indonesia Dr KH Ahsin Sakho Muhammad mengingatkan, untuk tidak asal mencomot ayat Alquran dalam perpolitikan.

"Kita ini kadang kala ada orang yang menggunakan redaksi di dalam Alquran untuk satu hal yang Alquran pada saat menggunakan redaksi itu tidak untuk itu," kata dia pada Republika.co.id, Selasa (17/4).

Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais menyinggung partai Allah dan partai syaiton beberapa waktu lalu. "Saya kira kita harus hati-hati dalam menggunakan istilah dalam Alquran untuk hal-hal yang tidak sesuai," kata KH Ahsin. Menurutnya, ini bisa memicu kegaduhan dan kesalahpahaman.

Lulusan program doktoral dari universitas di Madinah ini menilai, menggunakan ungkapan di Alquran dalam kondisi sekarang ini tidak tepat. Apalagi dikaitkan dengan politik.

Menurutnya, konteks partai Indonesia sulit dipadankan dengan golongan yang ada dalam Alquran. Partai di Indonesia memiliki keberagaman dan kesamaan dalam beberapa hal. Seperti yang mirip dengan slogan anti-korupsi, pembangunan berkelanjutan, kemanusiaan, dan lainnya.

Di sisi lain, anggota partai juga beragam. Tidak ada partai yang semua Muslim atau semua non-Muslim. Padahal, dalam konteks Alquran, hizbullah itu sudah saklek hukumnya masuk surga dan hizbusyaiton pasti masuk neraka.

"Namanya politik, menggunakan cara-cara untuk meraih kekuasaan, caranya bisa jadi cara yang kotor, baik, macam-macam, ya namanya politik," kata dia.

Dewan Penasehat Pondok Pesantren Dar Al Tauhid di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon ini menyarankan, sebaiknya jangan dulu memakai atribut-atribut dalam Alquran. Karena penggunaan redaksi dalam Alquran biasanya sudah khusus untuk mereka yang juga ada dalam penjelasannya di Alquran.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES