Senin 26 Feb 2018 00:36 WIB

Pengurus Bakomubin Wilayah Banten Dilantik

Bakomubin bercita-cita ingin membangun kemandirian mubaligh dengan meneladani Rasul.

Suasana pelantikan pengurus Bakomubin Provinsi Banten.
Foto: Dok Bakomubin
Suasana pelantikan pengurus Bakomubin Provinsi Banten.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Badan Koordinasi Mubaligh se-Indonesia (Bakomubin) menggelar pelantikan pengurus wilayah Banten di markaz ATN,  Kota Serang, Banten, Sabtu (24/2).

Bakomubin  adalah wadah organisasi mubaligh yang didirikan pada tahun 1996 oleh almarhum KH Toto Tasmara sebagai wadah pengkaderan dan peminaan para mubaligh.

Ketua Umum Bakomubin Provinsi Banten  Dr Hasanudin SAg, Msi, MMPD mengatakan, pihaknya akan segera membentuk delapan kepengurusan tingkat kota/kabupaten. Hal itu  karena kehadiran Bakomubin  di Provinsi Banten   sangat di butuhkan untuk pembinaan calon mubaligh dan mubalighah.

“Kami bersama pegurus lainnya akan memberdayakan para mubaligh mubalighah Bakomubin  Banten  untuk dikirim ke lembaga pembinaan masyarakat dan daerah pedalaman,” kata Hasanudin dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (25/2).

Ketua Majelis Syuro Bakomubin Banten, Letkol Inf (Purn) Drs H A  Taufik Nuriman MM, MBA  memberikan masukan kepada Bakomubin Banten  untuk melakukan pembinaan kepada para umaro (pemerintah). “Hal itu karena godaan sebagai pejabat pemerintahan sangat berat, baik godaan wanita maupun godaan suap atau korupsi,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

 

Bupati Serang dua  periode ini mengungkapkan rasa syukurnya, bisa menjalankan amanah sebagai bupati dan melewati semua godaan tersebut.

 

Mantan Kabintal Kopassus tersebut juga mengatakan agar umat hati-hati terhadap berita yang  beredar. “Umat arus bisa memfilter mana berita yang benar dan mana hoax,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebutr juga hadir Drs Idris  Zamroni Msi mewakili Kanwil Kementrian Agama.  “Kanwil Kementrian Agama menyambut baik hadirnya Bakomubin  Banten dan bisa bersama-sama membantu program SALAM (silaturahim lembaga keagamaan) dan BERKAH (belajar Rahasia Nikah),” tuturnya.

“Kita bangga Bakomubin dipimpin cucu pendiri NKRI dari Sukabumi, KH Anwar Sanusi.  Sehingga,  tidak perlu diragukan lagi komitmen Bakomubin  untuk menjaga NKRI dari pihak-pihak yang ingin menghancurkan bangsa,” ujar Ketum MUI Banten Dr H A M Romly.

Dalam taushiyahnya, Romly menyebutkan,   ada banyak jenis kyai/mubaligh. Di antaranya, kyai tandur (kyai/ mubaligh yang memiliki pondok pesantren), kyai tutur (kyai/mubaligh yang suka ceramah ke mana-mana), kyai catur (kyai/mubaligh yang aktif di politik/pemerintahan)  dan kyai sembur (kyai/mubaligh yang menguasai pengobatan).

Ketum DPP Bakomubin Prof Dr KH Deddy Ismatullah mengatakan,  tujuan Bakomubin  ingin mengembalikan kejayaan islam, baik dalam hal ekonomi, sosial dan politik.

“Bakomubin bercita-cita ingin membangun kemandirian mubaligh dengan meneladani Rasulullah sebagai uswatun hasanah (teladan) yang sukses sebagai pedagang, pemimpin negara dan imam shalat. Kekuatan ekonomi harus dipegang orang beriman karena negara ini sudah dikuasai pemegang modal yang ingin menghancurkan budaya dan jati diri bangsa Indonesia,” ujar Deddy Ismatullah.

Ia menambahkan, setiap mubaligh Bakomubin  harus memiliki keseimbangan ilmu, akhlak dan amal sehingga bisa menjadi uswatun hasanah. Di samping itu, tentunya para mubaligh dan mubalighah berbuat yang sangat bermanfaat untuk kemaslahatan umat.

“Hal ini sangat penting agar umat Islam mampu menjadi penggerak, pendorong dan pengendali moral dan nurani bangsa terutama dalam menghadapi perkembangan global di masa datang,” paparnya.

Ikut serta dalam rombongan DPP  Bakomubin Yanuar Amnur (ketua bidang organisasi), Dra Fatmawati (wakil ketua bidang pengabdian masyarakat)  dan M Harry Naldi (ketua bidang humas dan infokom).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement