Selasa, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

Selasa, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

Isu Jokowi Unfriendly dengan Umat Islam Hanya Imajinatif

Jumat 12 Januari 2018 13:35 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Agus Yulianto

Jokowi

Jokowi

Foto: setkab.go.id

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pereira menampik isu yang selalu dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo dan PDIP yang selalu unfriendly atau tidak bersahabat dengan umat Islam. Menurutnya, isu tersebut tidak benar dan hanya imajinatif yang dibuat untuk menjatuhkan Presiden Jokowi dan PDIP.

"Yang dihadapkan ke PDIP dan Pak Jokowi itu adalah isu-isu yang imaginatif, orang membuat isu yang tidak faktual. Termasuk soal komunis dan unfriendly terhadap umat Islam," kata Andreas usai acara diskusi di Cikini, Kamis (11/1).

Pernyataan Andreas ini terkait berbagai serangan yang selalu dialamatkan kepada PDIP dan Presiden Jokowi setiap jelang tahun politik, seperti Pilkada dan Pilpres. Menurutnya, dalam demokrasi sikap kritis oleh lawan politik boleh, tapi jangan melakukan kampanye hitam seperti isu-isu komunis dan anti Islam.

Kenyataanya, kata dia, tuduhan komunis itu tidak pernah ada. Dan Presiden Jokowi sangat dekat dengan kelompok Islam. Orang sekarang lihat Jokowinya, sekarang tidak ada alasan membuat kritik atas kinerja pemerintah. Karena Jokowi langsung memperbaikinya.

"Soal daya beli masyarakat kita, diperbaiki. Terbukti lebaran, natal dan tahun baru kemarin tidak ada masalah. Harga harga tetap stabil," ucapnya.

Karena itu, menurutnya, cara untuk menjatuhkan Jokowi adalah menciptakan isu-isu yang tidak faktual. Termasuk untuk mengalahkan PDIP di Pilkada 2018, di antaranya menyebut komunis dan anti-Islam.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES