Selasa , 12 December 2017, 22:15 WIB

Zikir Nasional 2017, Republika Penerbit Gelar Cerdas Tangkas

Rep: Syahruddin El-Fikri/ Red: Satria K Yudha
Irwan Kelana/Republika
CEO Republika Penerbit, Arys Hilman (kanan) dan Pimpinan PPPA Daarul Quran, Ustaz Yusuf Mansur, menunjukkan buku 5 Pilar yang didistribusikan secara resmi ole Republika Penerbit.
CEO Republika Penerbit, Arys Hilman (kanan) dan Pimpinan PPPA Daarul Quran, Ustaz Yusuf Mansur, menunjukkan buku 5 Pilar yang didistribusikan secara resmi ole Republika Penerbit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Republika kembali menggelar Dzikir Nasional yang akan diadakan di Masjid At-Tin Jakarta Timur. Tahun 2017, Dzikir Nasional akan digelar selama tiga hari,29-31 Desember, dalam serangkaian acara yang dinamakan Festival Republik.

Manajer Promosi Republika HR Kurniawan mengatakan Festival Republik 2017 mengusung tema “Perkuat Silaturahim untuk NKRI”. “Festival Republik  mencakup acara bazaar, cerdas tangkas 5 Pilar, talk show, donor darah, fun science, Republikustik dan door prize. Puncak Festival Republik adalah Dzikir Nasional 2017 yang digelar pada Ahad (31/12) malam,” kata Kurniawan pada acara silaturahim Panitia Dzikir Nasional 2017/ Festival Republik 2017 dengan Tim Majelis Az-Zikra dan Tim Masjid At-Tin di kantor harian Republika Jakarta, Selasa (12/12).

Kepala Redaksi dan Promosi Republika Penerbit, Syahruddin El-Fikri, menambahkan, pada acara Dzikir Nasional tersebut, pihak Republika Penerbit akan menggelar bazar buku dan menyelenggarakan kompetisi cerdas tangkas tentang pengetahuan keislaman.

“Insya Allah, untuk kompetisi cerdas tangkas pengetahuan keislaman yang bernama Permainan Kartu 5 Pilar ini akan mengundang sejumlah sekolah menengah ke atas, terutama sekolah muslim, seperti madrasah aliyah, baik negeri maupun swasta, dan juga pesantren se-Jabodetabek,” ujarnya.

Game board atau permainan ini, kata dia, sangat berbeda dibandingkan dengan permainan untuk anak-anak yang banyak beredar. “Permainan atau game board 5 Pilar ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan keislaman,” ungkapnya.

Untuk permainannya, kata dia, bisa dilakukan berdua atau lebih. Bisa pula dilakukan bersama-sama dengan anggota keluarga. “Tujuan dari game board ini adalah mengajak para pelajar dan siapa pun yang ikut permainan untuk sama-sama belajar Islam. Insya Allah permainan ini akan menambah pengetahuan bagi mereka yang bermain,” kata Syahruddin berpromo.