Rabu , 15 November 2017, 05:30 WIB

Cara Mendatangkan Hidayah

Rep: mgrol98/berbagai sumber/ Red: Agung Sasongko
Antara
Berdoa Ilustrasi
Berdoa Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hidayah adalah salah satu nikmat terbesar yang Allah subhanhau wa ta’ala berikan ke dalam diri manusia. Dari hidayah itu lah kebahagian dunia akan didapatkan dan kelak yang akan menuntun ke kebahagian di akhirat.  

Manusia diberikan hidayah oleh Allah subhanhau wa ta’ala tanpa pandang bulu, kaya ataupun miskin. Dan hidyah tersebut Allah berikan lewat berbagi cara-cara yang tak terduga.

Saat ini sudah banyak orang yang masuk islam karena hidayah yang telah Allah berikan kepada mereka lewat berbagai caranya. Sama kisahnya seperti saat zaman Rasulullah, bagaiimana hidayah yang datang kepada sahabat-sahabatnya dan kaumnya sehingga mereka memilih jalan Allah subhanhau wa ta’ala.

Dalam buku Ensiklopedia Islam Al Kamil yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At Tuwaijiri disebutkan beberapa cara yang Rasulullah dan sahabat-sahabatnyanya lakukan sehingga mendatangkan hidayah kepada kaumnya saat itu.

1. Dakwah secara lisan.

Seagaimana Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mengajak Abu Bakar, Khadijah, Ali, dan sahabbat-sahabat lainnya sehingga mereka masuk Islam.

Rasulullah berdakwah dengan cara pendekatan secara lisan. Kata-kata yang beliau ucapkan kepada mereka masuk sampai ke hati dan sanggup mengubahnya.

2.  Pengajaran.

Sebagaimana Umar bin Khaththab radhiyallahu anhu mendapatkan hidayah karena terpengaruh oleh Alquran yang didengarnya, dan dibaca di rumah sudara perempuannya (Fathimah) bersama suaminya, Sa’id bin Zaid dan Khabbab Al Arat, saat mereka belajra Alquran.

Alquran yang merupakan kitab suci penuh ilmu dan engetahuan yang berisi firman-firman Allah subhanahu wa ta’ala yang sanggup mengubah hati seseorang.

3. Ibadah.

Sebagaimana Hindun binti Utbah masuk islam tatkala melihat kaum muslimin sholat di Masjidil Haram. Saat itu adalah masa saat terjadinya penaklukan Mekah. Demikian juga Tsumamah bin Utsal Al Hanafi radhiyallahu angu terpengaruh dengan ibadah di Masjid Nabawi dan lainnya.

4. Infak dan Kedermawanan.

Sebagaimana Rasulullah sallallahu alaihi wasallam memberikan harta yang banyak kepada Shafwan bin Umayyah dan Mu’awiyah dan yang lainnya. Kemudian mereka masuk Islam karena tindakan Rasulullah tersebut. Dan sebagaimana Rasulullah sallallahu alaihi wasallam memberikan seorang kambing sebanyak antara dua gunung, shingga dia masuk Islam dan diikuti oleh kaumnya